PLN EPI-Pemprov DKI Jakarta Olah Sampah Jadi Bahan Bakar Jumputan Padat
Selasa, 13 Agustus 2024 - 22:25 WIB
Baca Juga: Barat Desak Iran Tak Gempur Israel, Waswas Perang Habis-habisan Pecah
Dari sisi pembangkit, kata Erfan, pengelolaan limbah dengan baik bisa menjadi sumber keuntungan. Dalam hal ini, jelas dia, PLN EPI memanfaatkan sampah menjadi biomassa dengan konsep ekonomi sirkuler. Sebagian besar limbah pertanian, perkebunan, dan limbah industri perkayuan dapat menjadi bahan bakar. "Dengan demikian, limbah bisa bernilai ekonomis dan menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat yang mampu mengelola dan memanfaatkannya dengan baik," tandasnya.
Erfan menambahkan, PLN EPI membuka kesempatan kerja sama seluas-luasnya bagi pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia dalam membangun ekonomi sirkuler. "Baik itu melalui penanaman biomassa di lahan kritis, pengelolaan limbah perkebunan, pertanian dan perkayuan, maupun BBJB sampah perkotaan untuk co-firing pembangkit," ujarnya.
Terkait dengan itu, Fahmi dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bidang PSLB3 mengatakan, kolaborasi seperti yang dilakukan dengan PLN EPI ini sangat dibutuhkan. "Pemerintah, badan usaha swasta, maupun masyarakat perlu berkolaborasi untuk mengelola sampah dari hulu sampai hilir. Dengan demikian, pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik," tandasnya.
Dari sisi pembangkit, kata Erfan, pengelolaan limbah dengan baik bisa menjadi sumber keuntungan. Dalam hal ini, jelas dia, PLN EPI memanfaatkan sampah menjadi biomassa dengan konsep ekonomi sirkuler. Sebagian besar limbah pertanian, perkebunan, dan limbah industri perkayuan dapat menjadi bahan bakar. "Dengan demikian, limbah bisa bernilai ekonomis dan menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat yang mampu mengelola dan memanfaatkannya dengan baik," tandasnya.
Erfan menambahkan, PLN EPI membuka kesempatan kerja sama seluas-luasnya bagi pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia dalam membangun ekonomi sirkuler. "Baik itu melalui penanaman biomassa di lahan kritis, pengelolaan limbah perkebunan, pertanian dan perkayuan, maupun BBJB sampah perkotaan untuk co-firing pembangkit," ujarnya.
Terkait dengan itu, Fahmi dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bidang PSLB3 mengatakan, kolaborasi seperti yang dilakukan dengan PLN EPI ini sangat dibutuhkan. "Pemerintah, badan usaha swasta, maupun masyarakat perlu berkolaborasi untuk mengelola sampah dari hulu sampai hilir. Dengan demikian, pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik," tandasnya.
(fjo)
Lihat Juga :