Guru Besar IPB: Program Makan Siang Gratis Bisa Picu Lonjakan Impor Pangan

Kamis, 15 Agustus 2024 - 14:46 WIB
"Ketika Presiden Bung Karno meresmikan Kampus Fakultas Pertanian UI 1952, beliau menyatakan dalam naskahnya, pangan adalah soal hidup atau mati. Ini sangat betul. Ketika kita melupakan pangan, selesai sudah," ujarnya.

Dia juga menyoroti soal Indonesia yang belakangan disebut sebagai lumbung pangan dunia. Andreas mengatakan, faktanya saat ini dalam 10 tahun terakhir sejak 2013 sampai 2023, nilai impor Indonesia di sektor pangan melonjak hampir dua kali lipat.

"Terlepas setuju atau tidak, program makan siang gratis ini akan dilakukan. Tapi harus disiapkan bagaimana mitigasi risiko program ini sehingga sehingga tidak menjadi bencana," ujarnya.

Selain melonjaknya impor pangan, Andreas juga memprediksi bakal ada peningkatan impor susu. Sebab, susu menjadi salah satu item yang ada dalam program makan siang gratis. Sementara, kondisi Indonesia saat ini tidak cukup sapi perah dan pemeliharaan sapi perahnya.

"Sehingga impor susu pun bisa melonjak lima kali lipat," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!