AS Paksa Gencatan Senjata di Gaza, Harga Minyak Dunia Ambrol

Selasa, 20 Agustus 2024 - 21:36 WIB
Harapan gencatan senjata terkait perang Israel-Hamas telah meningkat, setelah Israel baru-baru ini menerima proposal penghubung yang diusulkan oleh AS. Namun, Hamas belum melakukan hal yang sama. Ada beberapa poin perbedaan yang harus diselesaikan. Ini termasuk kebebasan bergerak bagi warga Palestina, serta kehadiran militer Israel di Gaza.

Sebelum pembicaraan dengan Presiden Israel, Isaac Herzog, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyoroti pentingnya kedua belah pihak untuk menyetujui gencatan senjata. Melansir Euronews, ada tekanan yang meningkat bagi kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan yang diisyaratkan oleh Blinken selama pembicaraan dengan Israel sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Harga Minyak Mendidih Usai Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Terbunuh di Iran

Tidak hanya itu, perusahaan-perusahaan energi berada di bawah tekanan karena harga minyak jatuh. Pelemahan harga minyak juga membebani saham-saham perusahaan energi yang semakin diperburuk oleh permintaan China yang masih lemah. Hal ini terutama disebabkan oleh ekonomi China yang mengalami pertumbuhan yang lebih lemah dengan tingkat pengangguran yang lebih tinggi dan pernurunan produksi industri
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!