9 Miliarder Baru Berkat AI, Paling Tajir Hartanya Tembus Rp106,9 triliun
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 11:37 WIB
Kekayaan bersih: USD2,9 miliar
Sumber Kekayaan: Semikonduktor
Negara: Korea Selatan
Shin menjalankan Hanmi Semiconductor, yang didirikan ayahnya pada tahun 1980. Hanmi memproduksi peralatan yang digunakan dalam pengemasan semikonduktor—salah satu tahap akhir produksi chip.
Di antara mereka yang menjadi pelanggan utamanya yakni perusahaan raksasa teknologi: Samsung Electronics dan SK Hynix. Bisnis Hanmi berkembang pesat berkat AI, membuat saham naik lebih dari 560% dalam setahun terakhir.
Kekayaan bersih: USD1,9 miliar
Sumber Kekayaan: Pialang M&A
Negara: Jepang
Pria berusia 33 tahun itu berperan sebagai penghubung bagi pebisnis kecil hingga menengah. Mereka menggunakan AI untuk menemukan pembeli potensial. Perusahaan Sagami terdaftar di Tokyo pada tahun 2022.
Kekayaan bersih: USD1,5 miliar
Sumber Kekayaan: Notion
Negara: AS
Startup produktivitas Notion saat ini jauh berbeda dari tahun 2015, ketika salah satu pendiri dan CEO Notion, Simon Last dipaksa melakukan PHK besar-besaran dan menyewakan kantor mereka di San Francisco untuk pindah ke Kyoto, Jepang.
Notion yang saat ini menjadi sangat menguntungkan usai memakai AI. Nilai perusahaan mencapai sekitar USD5 miliar dari transaksi pasar sekunder dengan perkiraan pendapatan USD250 juta.
Kekayaan Bersih: USD1,4 miliar
Sumber Kekayaan: Robots
Negara: AS
Figure, yang didirikan Adcock pada tahun 2022, sedang berupaya dengan dukungan AI untuk menghidupkan "humanoid menjadi lebih luas" dan memasukkan robot ke dalam angkatan kerja. Pada bulan Februari, perusahaan mengumpulkan USD675 juta dari investor papan atas termasuk Jeff Bezos, Microsoft, Nvidia dan OpenAI, dengan valuasi USD2,6 miliar. Adcock, (37 tahun) memiliki sekitar 50% saham.
Sumber Kekayaan: Semikonduktor
Negara: Korea Selatan
Shin menjalankan Hanmi Semiconductor, yang didirikan ayahnya pada tahun 1980. Hanmi memproduksi peralatan yang digunakan dalam pengemasan semikonduktor—salah satu tahap akhir produksi chip.
Di antara mereka yang menjadi pelanggan utamanya yakni perusahaan raksasa teknologi: Samsung Electronics dan SK Hynix. Bisnis Hanmi berkembang pesat berkat AI, membuat saham naik lebih dari 560% dalam setahun terakhir.
3. Shunsaku Sagami
Kekayaan bersih: USD1,9 miliar
Sumber Kekayaan: Pialang M&A
Negara: Jepang
Pria berusia 33 tahun itu berperan sebagai penghubung bagi pebisnis kecil hingga menengah. Mereka menggunakan AI untuk menemukan pembeli potensial. Perusahaan Sagami terdaftar di Tokyo pada tahun 2022.
4. Ivan Zhao
Kekayaan bersih: USD1,5 miliar
Sumber Kekayaan: Notion
Negara: AS
Startup produktivitas Notion saat ini jauh berbeda dari tahun 2015, ketika salah satu pendiri dan CEO Notion, Simon Last dipaksa melakukan PHK besar-besaran dan menyewakan kantor mereka di San Francisco untuk pindah ke Kyoto, Jepang.
Notion yang saat ini menjadi sangat menguntungkan usai memakai AI. Nilai perusahaan mencapai sekitar USD5 miliar dari transaksi pasar sekunder dengan perkiraan pendapatan USD250 juta.
5. Brett Adcock
Kekayaan Bersih: USD1,4 miliar
Sumber Kekayaan: Robots
Negara: AS
Figure, yang didirikan Adcock pada tahun 2022, sedang berupaya dengan dukungan AI untuk menghidupkan "humanoid menjadi lebih luas" dan memasukkan robot ke dalam angkatan kerja. Pada bulan Februari, perusahaan mengumpulkan USD675 juta dari investor papan atas termasuk Jeff Bezos, Microsoft, Nvidia dan OpenAI, dengan valuasi USD2,6 miliar. Adcock, (37 tahun) memiliki sekitar 50% saham.
6. Lisa Su
Lihat Juga :