9 Miliarder Baru Berkat AI, Paling Tajir Hartanya Tembus Rp106,9 triliun

Jum'at, 23 Agustus 2024 - 11:37 WIB
Kekayaan bersih: USD1,3 miliar

Sumber Kekayaan: Semikonduktor

Negara: AS

Saham Advanced Micro Devices telah melonjak lebih dari 60 kali lipat sejak Su mengambil kendali pada tahun 2014 dan mengubah perusahaan semikonduktor yang sedang berjuang menjadi fokus ke AI.

Putri seorang matematikawan dan pemegang buku yang berubah menjadi pengusaha, Su lahir di Taiwan dan berimigrasi ke New York City pada usia 3 tahun. Dia belajar teknik elektro di MIT karena tampaknya itu adalah jurusan yang paling sulit.

7. Michelle Zatlyn



Kekayaan Bersih: USD1,2 miliar

Sumber Kekayaan: Keamanan Siber

Negara: Kanada

Cloudflare Zatlyn memakai AI untuk melindungi pelanggannya dan menggagalkan serangan siber. Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini juga menyediakan ruang di cloud bagi pengembang untuk membangun model AI mereka sendiri.

Berasal dari Kanada, Zatlyn belajar kimia di Universitas McGill Montreal dan sempat bekerja di Google dan Toshiba sebelum mendirikan Cloudflare pada tahun 2009 dengan teman sekelasnya di Harvard Business School, Matthew Prince, yang merupakan CEO dan juga seorang miliarder. COO Zatlyn memiliki sekitar 2% saham perusahaan, yang telah melonjak 65% sejak tahun lalu.

8. Sam Altman



Kekayaan bersih: USD1 miliar (Rp15,5 triliun)

Sumber Kekayaan: Investasi

Negara: AS

Ledakan AI dimulai sejak peluncuran ChatGPT pada tahun 2022, akan tetapi CEO OpenAI tidak memiliki ekuitas di perusahaan tersebut, yang diperkirakan bernilai lebih dari USD80 miliar.

Sebaliknya pria berusia 38 tahun yang secara dramatis dipecat dan dipekerjakan kembali oleh OpenAI pada November lalu, mengumpulkan kekayaan dari investasi yang dia lakukan sebagai presiden inkubator startup Y Combinator dari tahun 2014 hingga 2019. Ia menaruh investasi awal pada Stripe, lalu kemudian ke Reddit dan startup fusi nuklir Helion.

9. Harvey Jones

Kekayaan bersih: USD1 miliar

Sumber Kekayaan: Nvidia

Negara: AS

Seorang investor dan pengusaha teknologi yang sudah lama berkecimpung di sektor ini, Jones adalah anggota dewan pendiri Nvidia dan memiliki 0,03% sahamnya. Hal itu cukup untuk menjadikannya salah satu penerima manfaat terbesar dari ledakan 300% saham Nvidia sejak tahun lalu yang didorong oleh AI.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!