Pendiri Telegram Dicokok Prancis, Harga Toncoin Ambles 17%
Minggu, 25 Agustus 2024 - 11:00 WIB
Baca Juga: AS Jatuhkan Ratusan Sanksi Baru, Lumpuhkan Mesin Perang Rusia
Keterkaitan itu tampaknya telah membantu meningkatkan harga TON lebih dari 300% selama setahun terakhir. Namun, hubungan itu juga tampaknya telah memukul harga TON ketika sang pendiri Telegram ditangkap. TON turun hampir 17% selama 24 jam terakhir, dan turun dari harga USD6,80 sebelum laporan muncul ke harga saat ini USD5,61, menurut CoinGecko.
Durov, yang disebut-sebut sebagai "Mark Zuckerberg dari Rusia" berkat popularitas aplikasi dan layanan Telegram, tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Mengutip Forbes, Durov berada di peringkat 122 orang paling tajir sedunia, dengan kekayaan USD15,5 miliar atau sekitar Rp240,25 triliun (kurs Rp15.500 per USD).
Keterkaitan itu tampaknya telah membantu meningkatkan harga TON lebih dari 300% selama setahun terakhir. Namun, hubungan itu juga tampaknya telah memukul harga TON ketika sang pendiri Telegram ditangkap. TON turun hampir 17% selama 24 jam terakhir, dan turun dari harga USD6,80 sebelum laporan muncul ke harga saat ini USD5,61, menurut CoinGecko.
Durov, yang disebut-sebut sebagai "Mark Zuckerberg dari Rusia" berkat popularitas aplikasi dan layanan Telegram, tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Mengutip Forbes, Durov berada di peringkat 122 orang paling tajir sedunia, dengan kekayaan USD15,5 miliar atau sekitar Rp240,25 triliun (kurs Rp15.500 per USD).
(fjo)
Lihat Juga :