Palestina Siap Gabung BRICS, Diundang Langsung Presiden Putin

Rabu, 28 Agustus 2024 - 07:51 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. FOTO/TASS
JAKARTA - Menyusul pertemuan antara kedua presiden di awal bulan ini, Palestina mengumumkan akan secara resmi mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas awal Agustus. Setelah itu, Abbas diundang ke KTT BRICS 2024.



Keputusan ini mengikuti tren yang sedang berlangsung untuk aliansi ekonomi tahun ini. Sejumlah besar negara telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan BRICS yang diperluas. Pada 2023, blok ini menyambut empat anggota baru, di antaranya Uni Emirat Arab (UEA), Iran, Mesir, dan Ethiopia.

Baca Juga: Transaksi Minyak Tanpa Dolar, India Dapat Diskon Rp108 Triliun

Dua tahun terakhir ini merupakan masa yang penting bagi aliansi BRICS. Aliansi ini memperluas keanggotaannya untuk pertama kalinya sejak 2001 tahun lalu dan terus mendiskusikan pertumbuhan yang lebih besar lagi. Hal ini telah menyebabkan sejumlah negara menjangkau dengan niat untuk menjadi negara berikutnya yang akan diikutsertakan dalam upaya perluasan.

Di antaranya adalah Palestina, yang secara resmi mengumumkan akan mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS. Secara khusus, Duta Besar Otoritas Palestina untuk Rusia, Abdel Hafeez Nofal, menegaskan aplikasi tersebut akan tiba setelah negara ini ikut serta dalam pertemuan tahunan di Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!