Bank Fianka Konsisten Jaga NPL 0% selama 4 Tahun Beruntun
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 13:14 WIB
Tidak hanya itu, efisiensi operasional BPR ini juga menunjukkan peningkatan signifikan. Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BO/PO) berhasil ditekan dari 71,72% menjadi 66,04%, mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola biaya dengan lebih efektif.
Berdasarkan laporan perusahaan, pada akhir 2023, BPR Fianka Rezalina Fatma berhasil mencatatkan kenaikan aset sebesar Rp146,58 miliar yang telah tumbuh 46,03% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi BPR yang dipimpin oleh Dedy Febriyanto sebagai direktur utama, dengan total skor penilaian sebesar 99,73% dan predikat sangat bagus.
Baca Juga: Ada 14 Bank Bangkrut hingga Juli 2024, OJK Sebut Bakal Berlanjut
Sebagai informasi, penghargaan ini diterima oleh komisaris utama dan sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP) bahwa ini menjadi bukti nyata untuk BPR Fianka Rezalina Fatma tidak hanya mampu bersaing di industri perbankan tetapi juga terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah.
Berdasarkan laporan perusahaan, pada akhir 2023, BPR Fianka Rezalina Fatma berhasil mencatatkan kenaikan aset sebesar Rp146,58 miliar yang telah tumbuh 46,03% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi BPR yang dipimpin oleh Dedy Febriyanto sebagai direktur utama, dengan total skor penilaian sebesar 99,73% dan predikat sangat bagus.
Baca Juga: Ada 14 Bank Bangkrut hingga Juli 2024, OJK Sebut Bakal Berlanjut
Sebagai informasi, penghargaan ini diterima oleh komisaris utama dan sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP) bahwa ini menjadi bukti nyata untuk BPR Fianka Rezalina Fatma tidak hanya mampu bersaing di industri perbankan tetapi juga terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah.
(nng)
Lihat Juga :