Resesi di Depan Mata, Sri Mulyani: Jangan Menyerah Dulu!

Rabu, 26 Agustus 2020 - 14:45 WIB
Sebelumnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2020 akan berada di rentang minus 2% hingga 0%. Hal ini menjadi sinyal bahwa ancaman resesi semakin nyata. Ditambah pemerintah memperkirakan sepanjang tahun berada di kisaran minus 1,1% hingga positif 0,2%.

Lebih lanjut, Menkeu mengungkapkan kontraksi ekonomi yang terjadi pada kuartal ketiga masih cukup baik dibandingkan negara lainnya. Sementara itu sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pelaku UMKM untuk bersyukur atas kondisi yang ada. Di Indonesia, pengusaha kecil masih bisa berjualan kendati omzetnya turun. Sedangkan di negara lain kondisinya disebut lebih parah.

(Baca Juga: Camkan!, Indonesia Belum Resesi, Seluruh Jajaran Harus All Out Bertempur )

"Kalau dilihat pentingnya, tren kita itu kontraksinya minus 5,32% dan itu lebih baik dibandingkan negara lain. Yaitu kita naik bisa meningkat jauh lebih dekat dibandingkan negara lain yang kontraksinya double digit," jelas Menkeu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!