Disebut Mahal oleh Bos AirAsia, Pertamina Klaim Harga Avturnya Kompetitif

Minggu, 08 September 2024 - 19:24 WIB
Baca Juga: Sandiaga Bentuk Satgas Khusus untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik

Menurut Heppy, rantai pasok avtur di Indonesia juga lebih kompleks dibandingkan negara lain. Pertamina bertanggung jawab menyediakan avtur di 72 DPPU yang tersebar di seluruh Indonesia, tak hanya bandara besar, tetapi juga bandara-bandara kecil yang secara komersial belum tentu menguntungkan.

"Rantai pasok Indonesia lebih kompleks dibandingkan negara lain, termasuk untuk menjaga ketahanan pasokan di 72 DPPU. Kami terus memastikan kebutuhan avtur terpenuhi di seluruh Indonesia, bahkan bandara perintis sekalipun," ujar Heppy.

Sebelumnya, CEO AirAsia Tony Fernandes menuding mahalnya harga avtur di Indonesia aebagai penyebab mahalnya harga tiket pesawat di negara ini. Menurut Tony, harga avtur di Indonesia lebih mahal dibandingkan negara-negara ASEAN. "Harga bahan bakar di Indonesia adalah tertinggi di Asean, sekitar 28%," ujarnya dalam jumpa pers belum lama ini.

Dia menduga minimnya penyedia avtur di Indonesia sebagai penyebab tingginya harga bahan bakar tersebut. Dia membandingkan kondisi ini dengan Malaysia, di mana terdapat beberapa pemasok avtur dari perusahaan berbeda. Sementara, di Indonesia, satu-satunya penyedia avtur adalah Pertamina.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!