Menparekraf Sebut Industri Musik Punya Peran Penting bagi Ekonomi Indonesia
Minggu, 22 September 2024 - 21:00 WIB
Acara MiCE TO MEET YOU "Road to Festival Karya Musik Komunitas 2024" juga menghadirkan diskusi soal pengembangan manajemen industri musik dan rekaman untuk anak komunitas di Indonesia. Diskusi diikuti oleh Menparekraf Sandiaga Uno, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bogor Iceu Pujiati, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI), Perwakilan Direktorat Pelatihan dan Pemberdayaan FESMI Putri Putri Siahaanz Koordinator Akademik Unisadhuguna International College (UIC) Irman F. Saputra dan Direktur RSJ Marzoeki Mahdi Heritage Golf Field Bogor Nova Riyanti Yusuf.
Baca Juga: Sandiaga Uno Bakal Lepas Status Menparekraf, Pastikan 5 Destinasi Super Prioritas Berlanjut
Adapun diskusi membahas soal kolaborasi pemerintah, pelaku industri, dan para musisi untuk menghadapi hilirasasi industri musik. Pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi musik, proses produksi musik, pemasaran, dan pendistribusian musik ke konsumen perlu diadaptasi agar bisa memaksimalkan hilirasi industri musik yang berdampak positif kepada ekonomi.
"Hilirisasi yang kuat adalah kunci untuk menciptakan ekosistem musik Indonesia yang berkelanjutan dan mampu bersaing di kancah global," pungkasnya.
Acara diskusi juga diikuti oleh para perwakilan asosiasi Meeting, Incentive, Conferences, and Exhibitions (MICE), asosiasi agen pariwisata (ASITA), pemerintah, sejumlah pengelola convention center, mahasiswa program studi pariwisata, dan komunitas fotografi.
Baca Juga: Sandiaga Uno Bakal Lepas Status Menparekraf, Pastikan 5 Destinasi Super Prioritas Berlanjut
Adapun diskusi membahas soal kolaborasi pemerintah, pelaku industri, dan para musisi untuk menghadapi hilirasasi industri musik. Pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi musik, proses produksi musik, pemasaran, dan pendistribusian musik ke konsumen perlu diadaptasi agar bisa memaksimalkan hilirasi industri musik yang berdampak positif kepada ekonomi.
"Hilirisasi yang kuat adalah kunci untuk menciptakan ekosistem musik Indonesia yang berkelanjutan dan mampu bersaing di kancah global," pungkasnya.
Acara diskusi juga diikuti oleh para perwakilan asosiasi Meeting, Incentive, Conferences, and Exhibitions (MICE), asosiasi agen pariwisata (ASITA), pemerintah, sejumlah pengelola convention center, mahasiswa program studi pariwisata, dan komunitas fotografi.
(nng)
Lihat Juga :