Menguak Investasi Freeport dan Amman, Segini Biaya Bangun Smelter di NTB dan Gresik

Kamis, 26 September 2024 - 14:21 WIB
Baca Juga: 4 Negara yang Memiliki Smelter Nikel Terbesar di Dunia, Selain Indonesia

Beberapa proyek smelter tersebar di berbagai wilayah, seperti di Sumbawa dan PT Freeport di Gresik, yang merupakan bagian dari upaya Indonesia menjadi negara industri. Lantas berapakah biaya atau investasi yang ditanamkan untuk membangun dua smelter tersebut, berikut penjelasannya.

1. Smelter PT Freeport Indonesia

Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik JIIPE, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp56 triliun. Smelter ini sendiri telah diresmikan oleh Presiden pada Senin, 23 September 2024.

Diterangkan bahwa keberadaan smelter ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk mengolah sumber daya alamnya sendiri dan mengurangi ekspor bahan mentah. Dengan smelter ini, PT Freeport Indonesia mampu memurnikan 1,7 juta ton konsentrat tembaga dari Papua.

Smelter ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan industri turunan tembaga di sekitar wilayah Gresik. Presiden juga menyoroti dampak positif dari smelter tersebut bagi penerimaan negara yang diperkirakan mencapai Rp80 triliun.

“Hitung-hitungan saya penerimaan negara masuk kira-kira Rp80 triliun dari PT Freeport Indonesia, baik berupa deviden, royalti, PPh badan, PPh karyawan, pajak untuk daerah, bea keluar, pajak ekspor semuanya kira-kira angkanya seperti itu. Ini angka yang sangat besar sekali,” ungkap Presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!