SPKS dan BPDPKS Dorong Penggunaan Produk UMKM Sawit di Labuan Bajo

Kamis, 03 Oktober 2024 - 15:38 WIB
Workshop ini juga menjadi ajang untuk mendorong kerja sama antara produk-produk UMKM sawit dengan pelaku usaha di sektor pariwisata Labuan Bajo. SPKS dan BPDPKS berharap acara ini dapat memperkuat hubungan antara pelaku usaha lokal, pemerintah, dan UMKM sawit untuk mengembangkan sektor perdagangan produk turunan kelapa sawit di destinasi wisata premium seperti Labuan Bajo.

Kepala Divisi UKMK BPDPKS Helmi Muhansyah menuturkan, produk kelapa sawit bukan hanya terbatas pada minyak goreng. "Banyak produk turunannya yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Pada Agustus lalu, ekspor produk sawit dan turunannya mencapai USD1,7 miliar dalam satu bulan," ujarnya.

BPDPKS telah melatih para petani sawit yang tergabung dalam koperasi untuk menghasilkan produk-produk UKMK. Seperti kosmetik dan kerajinan, yang kini siap diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas, termasuk di destinasi wisata premium seperti Labuan Bajo.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UMKM Manggarai Barat Theresia Primadona Asmom mengatakan, meskipun Manggarai Barat tidak memiliki perkebunan kelapa sawit, lebih dari 7.000 masyarakat dari wilayah ini bekerja di sektor kelapa sawit di luar daerah. ” Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong inovasi bagi para pelaku wisata di Labuan Bajo, serta menciptakan sinergi antara produk khas Manggarai dan kelapa sawit,” katanya. Baca juga: 5 Destinasi Wisata di Labuan Bajo yang Jadi Tujuan Liburan Ji Chang Wook

Ketua Kadin Manggarai Barat Ignasius Charles Angliwarman mendukung kolaborasi antara sektor UMKM sawit dan pariwisata di Labuan Bajo. "Kolaborasi antara Kadin, petani sawit, dan pelaku usaha pariwisata menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor perdagangan di Labuan Bajo," tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!