Rupiah Makin Terkapar, Awal Pekan Tembus Rp15.686 per USD

Senin, 07 Oktober 2024 - 16:19 WIB
Selain itu, laporan pada hari Senin mengatakan roket Hizbullah telah menghantam kota terbesar ketiga di Israel, Haifa. Israel menyerang target Hizbullah di Lebanon dan Jalur Gaza pada hari Minggu, beberapa hari setelah Iran melancarkan serangan rudal skala besar terhadap Israel atas aktivitasnya terhadap Hizbullah dan Hamas.

Laporan mengatakan, Israel sedang mempertimbangkan untuk menyerang fasilitas produksi minyak Iran - sebuah langkah yang dapat mengganggu pasokan minyak dan menandai eskalasi drastis dalam konflik tersebut.

Dari sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) membukukan posisi cadangan devisa (cadev) pada akhir September 2024 senilai USD149,9 miliar, turun tipis usai bulan lalu mencatatkan rekor tertinggi sejak Desember 2023.

Posisi tersebut tercatat lebih rendah dari cadangan devisa akhir Agustus 2024 yang senilai USD150,2 miliar. Selain itu, posisi tersebut realtif stabil dan turun tipis karena kewajiban pemerintah dalam pembayaran utang.

Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup melemah di rentang Rp15.670 - Rp15.780 per dolar AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!