Rupiah Makin Terkapar, Awal Pekan Tembus Rp15.686 per USD

Senin, 07 Oktober 2024 - 16:19 WIB
loading...
Rupiah Makin Terkapar,...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (7/10/2024) terus jatuh semakin dalam. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ( USD ) pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (7/10/2024) terus jatuh semakin dalam. Kurs rupiah terkapar ke level Rp15.686 per USD, usai kehilangan 201 poin atau 1,30% untuk melanjutkan tren pelemahan sebelumnya di Rp15.485.

Baca Juga: Rupiah Tersungkur 5 Hari Beruntun, Nyaris Tembus Rp15.500 per USD

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar AS dipengaruhi laporan data pekerjaan yang sangat kuat untuk bulan September menyebabkan para pedagang memangkas taruhan bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan melakukan pemotongan suku bunga 50 basis poin lebih lanjut.

“Data ekonomi yang membaik dan komentar yang lebih agresif dari Ketua Fed Jerome Powell pada hari Senin, ketika ia menolak ekspektasi pemotongan suku bunga yang besar dan berkelanjutan, menyebabkan para pedagang mengurangi taruhan pada pengurangan 50 basis poin pada pertemuan Fed berikutnya, pada tanggal 6-7 November,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Senin (7/10/2024).

Peluang tersebut benar-benar hilang setelah data hari Jumat. Para pedagang sekarang memperkirakan tidak ada peluang pemotongan suku bunga sebesar 50 basis poin, turun dari sekitar 31% sebelumnya pada hari Jumat dan 53% seminggu yang lalu, menurut FedWatch Tool milik CME Group.

Pengurangan sebesar 25 basis poin dianggap hampir pasti, dengan para pedagang juga melihat peluang kecil bahwa Fed akan membiarkan suku bunga tidak berubah. Baca Juga:Perang Inflasi AS Belum Usai, Rupiah Ambruk 4 Hari Beruntun

Selain itu, laporan pada hari Senin mengatakan roket Hizbullah telah menghantam kota terbesar ketiga di Israel, Haifa. Israel menyerang target Hizbullah di Lebanon dan Jalur Gaza pada hari Minggu, beberapa hari setelah Iran melancarkan serangan rudal skala besar terhadap Israel atas aktivitasnya terhadap Hizbullah dan Hamas.

Laporan mengatakan, Israel sedang mempertimbangkan untuk menyerang fasilitas produksi minyak Iran - sebuah langkah yang dapat mengganggu pasokan minyak dan menandai eskalasi drastis dalam konflik tersebut.

Dari sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) membukukan posisi cadangan devisa (cadev) pada akhir September 2024 senilai USD149,9 miliar, turun tipis usai bulan lalu mencatatkan rekor tertinggi sejak Desember 2023.

Posisi tersebut tercatat lebih rendah dari cadangan devisa akhir Agustus 2024 yang senilai USD150,2 miliar. Selain itu, posisi tersebut realtif stabil dan turun tipis karena kewajiban pemerintah dalam pembayaran utang.

Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup melemah di rentang Rp15.670 - Rp15.780 per dolar AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved