Sanksi Barat Gagal Mengacaukan Ekonomi Rusia, Ahli: Malah Bikin Lebih Kuat dan Tangguh

Rabu, 09 Oktober 2024 - 16:13 WIB
"Karena guncangan eksternal dan restrukturisasi ekonomi kita yang cepat, kita mampu secara signifikan mengurangi ketergantungan kpada ekspor bahan baku. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa sanksi hanya membuat ekonomi kita lebih kuat dan lebih tangguh," kata Anisimov.

Baca Juga: Rusia Serang Balik AS, Aset Bank JP Morgan dan Mellon Dibekukan

Subjek keberhasilan Rusia dalam mengurangi ketergantungan pada pendapatan minyak dan gas diangkat oleh Presiden Vladimir Putin di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) pada bulan Juni. Dia mencatat bahwa PDB Rusia tumbuh sebesar 3,6% tahun lalu, bangkit kembali dari penurunan 1,2% pada tahun 2022, ketika negara itu pertama kali menjadi sasaran pembatasan ekonomi Barat.

Sebagian besar pertumbuhan ekonomi Rusia itu berasal dari industri berbasis non-sumber daya seperti manufaktur, konstruksi, dan pertanian, serta perdagangan, perhotelan, dan layanan keuangan, seperti beberkan oleh Putin seperti dilansir RT.

Bulan lalu, Menteri Keuangan (Menkeu) Anton Siluanov mengumumkan, bahwa ekonomi Rusia terus berkembang pada tahun 2024, dengan pertumbuhan PDB pada paruh pertama tahun ini mencapai 4,7%. Siluanov mengatakan, dia memperkirakan pertumbuhan PDB pada akhir tahun dapat menjadi 3,9%, melebihi pencapaian di tahun 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!