Ekonom Sebut Target Pertumbuhan Ekonomi 8% Halusinasi
Rabu, 16 Oktober 2024 - 14:07 WIB
Setelah itu, kata Huda, Indonesia hanya mampu menyentuh angka pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 7%. Hal ini terjadi ketika low based effect oleh pandemi. Huda yakin ke depan tidak ada lagi low based effect karena kondisi yang sudah normal.
Baca Juga: Perbandingan Jumlah Menteri di Indonesia dan Negara-negara ASEAN
"Jokowi juga sama menargetkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 7%. Ekonomi kita tumbuh hanya 5% rata-rata. Itu saja sudah syukur bisa tumbuh 5%. Ini 8%, saya ragu Prabowo berhalusinasi menyebut angka tersebut. Saya rasa sebagus apapun timnya, jika secara natural tidak mungkin dilakukan, saya rasa sangat berat," tandasnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto dalam sebuah forum investasi mengaku dirinya kerapkali diejek lantaran menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 8% dalam lima tahun ke depan. Namun, presiden terpilih itu mengaku optimistis target tersebut akan dapat dicapai. Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut.
"Jadi, siapa tahu nanti tidak 8%. Kalau 9% bagaimana? Lu enggak percaya kan? Benar enggak? Tunggu tanggal mainnya. Saya optimistis. Semakin saya belajar, semakin dikaji, saya optimis," tegas Prabowo.
Baca Juga: Perbandingan Jumlah Menteri di Indonesia dan Negara-negara ASEAN
"Jokowi juga sama menargetkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 7%. Ekonomi kita tumbuh hanya 5% rata-rata. Itu saja sudah syukur bisa tumbuh 5%. Ini 8%, saya ragu Prabowo berhalusinasi menyebut angka tersebut. Saya rasa sebagus apapun timnya, jika secara natural tidak mungkin dilakukan, saya rasa sangat berat," tandasnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto dalam sebuah forum investasi mengaku dirinya kerapkali diejek lantaran menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 8% dalam lima tahun ke depan. Namun, presiden terpilih itu mengaku optimistis target tersebut akan dapat dicapai. Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut.
"Jadi, siapa tahu nanti tidak 8%. Kalau 9% bagaimana? Lu enggak percaya kan? Benar enggak? Tunggu tanggal mainnya. Saya optimistis. Semakin saya belajar, semakin dikaji, saya optimis," tegas Prabowo.
(fjo)
Lihat Juga :