Sinyal Bahaya dari China Menyala, Perlambatan Ekonomi Semakin Dalam
Minggu, 20 Oktober 2024 - 21:34 WIB
"Kondisi ini akan membutuhkan dorongan oleh stimulus yang substansial agar pertumbuhan pada kuartal keempat bisa mencapai target," sambungnya.
Akan tetapi ekonom Moody's Analytics, Harry Murphy Cruise lebih optimistis. Langkah-langkah stimulus "kemungkinan akan mendorong ekonomi ke target sekitar 5% untuk tahun ini", katanya.
"Tetapi ada lebih banyak yang diperlukan, jika para pejabat ingin mengatasi tantangan struktural dalam perekonomian," sambungnya.
Angka resmi juga menunjukkan harga rumah baru mengalami penurunan pada bulan September dengan laju tercepat dalam hampir satu dekade, menunjukkan bahwa sektor properti terus memburuk.
"Pasar properti tidak mengherankan tetap menjadi hambatan terbesar pada pertumbuhan China," kata Lynn Song, kepala ekonom untuk China di raksasa perbankan ING.
"Investasi baru tidak mungkin membawa pemulihan substantif sampai harga stabil dan persediaan perumahan menurun ... sampai saat itu properti akan tetap menjadi hambatan untuk pertumbuhan."
Akan tetapi ekonom Moody's Analytics, Harry Murphy Cruise lebih optimistis. Langkah-langkah stimulus "kemungkinan akan mendorong ekonomi ke target sekitar 5% untuk tahun ini", katanya.
"Tetapi ada lebih banyak yang diperlukan, jika para pejabat ingin mengatasi tantangan struktural dalam perekonomian," sambungnya.
Angka resmi juga menunjukkan harga rumah baru mengalami penurunan pada bulan September dengan laju tercepat dalam hampir satu dekade, menunjukkan bahwa sektor properti terus memburuk.
"Pasar properti tidak mengherankan tetap menjadi hambatan terbesar pada pertumbuhan China," kata Lynn Song, kepala ekonom untuk China di raksasa perbankan ING.
"Investasi baru tidak mungkin membawa pemulihan substantif sampai harga stabil dan persediaan perumahan menurun ... sampai saat itu properti akan tetap menjadi hambatan untuk pertumbuhan."
Lihat Juga :