4 Sumur Pengembangan Ini Dongkrak Produksi Pertamina EP 7.809 Bph
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 06:34 WIB
Eko menjelaskan, Samboja (SBJ)-345 merupakan sumur pengeboran baru di wilayah kerja Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field yang ditajak pada 25 Juli 2020 dan dibor hingga kedalaman 1.780 mMD. Sumur ini menghasilkan produksi minyak sebesar 293 bph. Pemboran ini akan menambah produksi Sangasanga Field yang saat ini sebesar 5.679 bph.
"Upaya pemenuhan target melalui pengeboran baru lainnya berasal dari sumur JAS-016ST, Struktur Jatiasri Komplek, wilayah kerja Pertamina EP Asset 3 Subang Field yang ditajak pada 27 Juli 2020 hingga kedalaman 3121 mMD menghasilkan 906 bph yang akan menambahkan produksi minyak Subang Field yang saat ini sebesar 4.500 bph. "Sementara produksi gas Subang Field saat ini sebesar 171.8 MMSCFD," ujarnya.
Sumur pengembangan lain yang berhasil dilakukan pengeboran yaitu sumur Talang Jimar (TLJ)-250 di wilayah kerja Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field yang menghasilkan produksi minyak sebesar 495 bph. Hasil ini akan menambahkan produksi minyak Prabumulih Field menjadi sebesar 8.960 bph.
Sumur pengembangan RNT-456 yang berada di wilayah kerja Pertamina EP Asset 1 Rantau Field telah ditajak pada 5 Agustus 2020 dengan kedalaman 1.273 mMD. Sumur menghasilkan produksi minyak sebesar 582 bph. Hasil ini akan menambah produksi Rantau Field yang saat ini sebesar 2.927 bph.
(Baca Juga: BPS: Sektor Migas Bikin Ekspor RI Merangkak Naik)
"Upaya pemenuhan target melalui pengeboran baru lainnya berasal dari sumur JAS-016ST, Struktur Jatiasri Komplek, wilayah kerja Pertamina EP Asset 3 Subang Field yang ditajak pada 27 Juli 2020 hingga kedalaman 3121 mMD menghasilkan 906 bph yang akan menambahkan produksi minyak Subang Field yang saat ini sebesar 4.500 bph. "Sementara produksi gas Subang Field saat ini sebesar 171.8 MMSCFD," ujarnya.
Sumur pengembangan lain yang berhasil dilakukan pengeboran yaitu sumur Talang Jimar (TLJ)-250 di wilayah kerja Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field yang menghasilkan produksi minyak sebesar 495 bph. Hasil ini akan menambahkan produksi minyak Prabumulih Field menjadi sebesar 8.960 bph.
Sumur pengembangan RNT-456 yang berada di wilayah kerja Pertamina EP Asset 1 Rantau Field telah ditajak pada 5 Agustus 2020 dengan kedalaman 1.273 mMD. Sumur menghasilkan produksi minyak sebesar 582 bph. Hasil ini akan menambah produksi Rantau Field yang saat ini sebesar 2.927 bph.
(Baca Juga: BPS: Sektor Migas Bikin Ekspor RI Merangkak Naik)
Lihat Juga :