Prabowo Bakal Evaluasi Rutin Menteri dan Wamen, Ini Bocoran Kapan Waktunya
Rabu, 23 Oktober 2024 - 20:28 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus adik kandung Prabowo itu, mengatakan evaluasi kinerja jajaran kabinet itu sekaligus menjawab persoalan 'kabinet gemuk' Prabowo, yang dikhawatirkan beberapa pihak akan membebani fiskal negara. "Kalau cost besar, tapi hasilnya besar kan tidak masalah," kata Hashim.
Sebelumnya analisa CELIOS (Center of Economic and Law Studies) menunjukkan adanya potensi pembengkakan anggaran hingga Rp1,95 triliun selama 5 tahun ke depan akibat koalisi gemuk. Angka ini belum termasuk beban belanja barang yang timbul akibat pembangunan fasilitas kantor/gedung lembaga baru.
Baca Juga: Kabinet Gemoy Prabowo Menekan Rupiah hingga Sentuh Rp15.503 per Dolar AS
Peneliti CELIOS Achmad Hanif Imaduddin berasumsi, gaji dan Tunjangan Menteri sebesar Rp150 juta/bulan, gaji dan tunjangan Wakil Menteri sebesar Rp100 juta/bulan. Sedangkan anggaran operasional diasumsikan Rp500 juta/bulan (termasuk perjalanan dinas, staf, dan lainnya).
Dengan asumsi ini, peningkatan anggaran negara diperkirakan mencapai sekitar Rp380,4 miliar per tahun. Sehingga proyeksi dalam 5 tahun akibat penambahan jumlah menteri dan wakil menteri jika dikalikan sebesar Rp1,95 triliun.
Sebelumnya analisa CELIOS (Center of Economic and Law Studies) menunjukkan adanya potensi pembengkakan anggaran hingga Rp1,95 triliun selama 5 tahun ke depan akibat koalisi gemuk. Angka ini belum termasuk beban belanja barang yang timbul akibat pembangunan fasilitas kantor/gedung lembaga baru.
Baca Juga: Kabinet Gemoy Prabowo Menekan Rupiah hingga Sentuh Rp15.503 per Dolar AS
Peneliti CELIOS Achmad Hanif Imaduddin berasumsi, gaji dan Tunjangan Menteri sebesar Rp150 juta/bulan, gaji dan tunjangan Wakil Menteri sebesar Rp100 juta/bulan. Sedangkan anggaran operasional diasumsikan Rp500 juta/bulan (termasuk perjalanan dinas, staf, dan lainnya).
Dengan asumsi ini, peningkatan anggaran negara diperkirakan mencapai sekitar Rp380,4 miliar per tahun. Sehingga proyeksi dalam 5 tahun akibat penambahan jumlah menteri dan wakil menteri jika dikalikan sebesar Rp1,95 triliun.
(akr)
Lihat Juga :