Tekanan Mulai Datang dari Perbankan, IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah
Senin, 28 Oktober 2024 - 07:55 WIB
Adapun William menyarankan wait and see pada saham-saham yang secara khusus kena tekanan jual asing dan termasuk penggerak IHSG.
"Wait and see dilakukan sampai terlihat indikasi bottoming di bulan November, setelah itu barulah pembelian dilakukan kembali. Selebihnya, trading pada saham-saham 2nd liner bisa dilakukan seperti biasa selama tren pada saham-saham tersebut masih berlanjut," jelasnya.
Sebelumnya, terjadi sell asing sebesar 843 miliar dengan nilai transaksi sebesar 9.65T. Asing kembali net sell besar, IHSG berpotensi melemah lebih lanjut.
Baca Juga: IHSG Bersinar di Akhir Pekan, Dibuka Menguat ke 7.717
Dengan demikian, secara analisis teknikal, IHSG mengkonfirmasi kegagalan menembus level 7800 sebagai resistance, terbentuk pola inverted cup and handle dengan neckline pada 7420, artinya IHSG berpotensi mengalami downtrend jika level 7420 ditembus turun.
"Namun sebelum penembusan ini, diperkirakan pergerakan IHSG berakhir sideways," ujar dia.
"Wait and see dilakukan sampai terlihat indikasi bottoming di bulan November, setelah itu barulah pembelian dilakukan kembali. Selebihnya, trading pada saham-saham 2nd liner bisa dilakukan seperti biasa selama tren pada saham-saham tersebut masih berlanjut," jelasnya.
Sebelumnya, terjadi sell asing sebesar 843 miliar dengan nilai transaksi sebesar 9.65T. Asing kembali net sell besar, IHSG berpotensi melemah lebih lanjut.
Baca Juga: IHSG Bersinar di Akhir Pekan, Dibuka Menguat ke 7.717
Dengan demikian, secara analisis teknikal, IHSG mengkonfirmasi kegagalan menembus level 7800 sebagai resistance, terbentuk pola inverted cup and handle dengan neckline pada 7420, artinya IHSG berpotensi mengalami downtrend jika level 7420 ditembus turun.
"Namun sebelum penembusan ini, diperkirakan pergerakan IHSG berakhir sideways," ujar dia.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
BDKR, buy, support 950, resistance posisi all time high.Lihat Juga :