Gapki Siap Bersinergi dengan Pemerintah Hadapi Tantangan Global

Kamis, 07 November 2024 - 12:58 WIB
Ketua Umum Gapki Eddy Martono dalam pembukaan konferensi internasional sawit ke-20 (20th IPOC), di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/11/2024). FOTO/Dok/M Faizal
NUSA DUA - Industri sawit dalam perkembangannya terus menghadapi tantangan secara nasional maupun global. Guna menghadapi tantangan-tantangan tersebut, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( Gapki ) berharap dukungan pemerintah berupa kebijakan-kebijakan yang mendukung industri sawit sebagai salah satu komoditas unggulan Indonesia yang berperan strategis dalam perekonomian nasional.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Gapki Eddy Martono dalam pembukaan konferensi internasional sawit ke-20, Indonesian Palm Oil Conference and 2025 Outlook (20th IPOC), di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/11/2024).



"Industri sawit saat ini menghadapi ketidakpastian karena potensi krisis makanan dan energi, dan juga hambatan-hambatan perdagangan yang diberlakukan negara-negara importir, seperti peraturan bebas deforestasi Uni Eropa (EUDR)," papar Eddy dalam konferensi yang mengangkat tema "Seizing Opportunities Amidst Global Uncertainty" tersebut.

Baca Juga: Jadi Magnet Industri Sawit, Peserta IPOC 2024 Cetak Rekor
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!