Kinerja Moncer, PIS Jadi Contoh BUMN yang Kompetitif
Sabtu, 09 November 2024 - 18:36 WIB
Kinerja positif Pertamina International Shipping (PIS) mendapat apresiasi dari pemerhati sektor energi. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Kinerja positif Pertamina International Shipping ( PIS ) mendapat apresiasi dari pemerhati sektor energi. Direktur Eksekutif CESS (Center for Energy Security Studies) Dr. Ali Ahmudi Achyak menilai, anak usaha Pertamina Grup tersebut bisa menjadi contoh BUMN yang tak hanya berperan dalam ketahanan energi, namun juga sehat dan Kompetitif secara global.
Ali Achmudi menyoroti kinerja PIS yang pada semester I-2024 berhasil membukukan laba sebesar USD280,9 juta atau naik 103%, dengan pendapatan USD1,72 miliar atau naik 6% dari periode serupa tahun lalu. Sementara, kontribusi pendapatan non-captive yang merupakan hasil ekspansi internasional mencapai 19% dari total pendapatan.
Baca Juga: Pertamina Bakal Masuk Blok Andaman, Ini Kata Simon Aloysius
Dia menilai PIS menjadi contoh baik bagaimana perusahaan Indonesia bisa berperan penting mendukung ketahanan energi nasional sekaligus kompetitif dalam skala global.
"Sebagai negara kepulauan, logistik pengantaran energi yang merupakan tantangan utama yang berhasil dijawab oleh PIS. Di sisi lain, sebagai perusahaan yang bermain di lanskap global, PIS berhasil memiliki standar layanan dan operasional berkelas dunia, sambil mencari peluang bisnis yang cocok untuk perusahaan," ujar Ali di Jakarta, Sabtu (9/11/2024).
Ali mengatakan, banyaknya jumlah rute pelayaran logistik internasional yang telah mencapai lebih dari 60 rute adalah contoh kecil bagaimana PIS sangat serius dalam menjaga kepercayaan pasar. Tanpa manajemen dengan kepemimpinan yang jeli, kata dia, hal ini belum tentu bisa terjadi. "Saya menilai manajemen dan kepemimpinan PIS sekarang sudah mumpuni dan patut dipertahankan," tegasnya.
Ali Achmudi menyoroti kinerja PIS yang pada semester I-2024 berhasil membukukan laba sebesar USD280,9 juta atau naik 103%, dengan pendapatan USD1,72 miliar atau naik 6% dari periode serupa tahun lalu. Sementara, kontribusi pendapatan non-captive yang merupakan hasil ekspansi internasional mencapai 19% dari total pendapatan.
Baca Juga: Pertamina Bakal Masuk Blok Andaman, Ini Kata Simon Aloysius
Dia menilai PIS menjadi contoh baik bagaimana perusahaan Indonesia bisa berperan penting mendukung ketahanan energi nasional sekaligus kompetitif dalam skala global.
"Sebagai negara kepulauan, logistik pengantaran energi yang merupakan tantangan utama yang berhasil dijawab oleh PIS. Di sisi lain, sebagai perusahaan yang bermain di lanskap global, PIS berhasil memiliki standar layanan dan operasional berkelas dunia, sambil mencari peluang bisnis yang cocok untuk perusahaan," ujar Ali di Jakarta, Sabtu (9/11/2024).
Ali mengatakan, banyaknya jumlah rute pelayaran logistik internasional yang telah mencapai lebih dari 60 rute adalah contoh kecil bagaimana PIS sangat serius dalam menjaga kepercayaan pasar. Tanpa manajemen dengan kepemimpinan yang jeli, kata dia, hal ini belum tentu bisa terjadi. "Saya menilai manajemen dan kepemimpinan PIS sekarang sudah mumpuni dan patut dipertahankan," tegasnya.
Lihat Juga :