Bos Bank Sentral AS Sebut Trump Tidak Bisa Memecatnya
Minggu, 10 November 2024 - 16:27 WIB
Trump telah berjanji untuk mengenakan bea masuk setidaknya 10% pada semua barang yang masuk ke AS, biaya yang menurut para ekonom akan diteruskan ke konsumen, hingga pada akhirnya menyebabkan kenaikan harga.
Pemotongan pajak juga dapat memicu inflasi dengan mendorong pengeluaran, sementara deportasi massal imigran yang diusulkan oleh Trump akan menciptakan lubang besar dalam tenaga kerja AS yang dapat menaikkan upah. Suku bunga utang AS telah melonjak minggu ini, mencerminkan kekhawatiran tersebut.
Powell mengatakan pada hari Kamis, bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana agenda pemerintahan baru dapat memengaruhi ekonomi AS - atau bagaimana Fed harus merespons.
"Ini adalah tahap awal - kami tidak tahu apa kebijakannya, kami tidak tahu kapan mereka akan diterapkan," katanya.
"Dalam waktu dekat, pemilu tidak akan berpengaruh pada keputusan kebijakan kami."
Pemotongan pajak juga dapat memicu inflasi dengan mendorong pengeluaran, sementara deportasi massal imigran yang diusulkan oleh Trump akan menciptakan lubang besar dalam tenaga kerja AS yang dapat menaikkan upah. Suku bunga utang AS telah melonjak minggu ini, mencerminkan kekhawatiran tersebut.
Powell mengatakan pada hari Kamis, bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana agenda pemerintahan baru dapat memengaruhi ekonomi AS - atau bagaimana Fed harus merespons.
"Ini adalah tahap awal - kami tidak tahu apa kebijakannya, kami tidak tahu kapan mereka akan diterapkan," katanya.
"Dalam waktu dekat, pemilu tidak akan berpengaruh pada keputusan kebijakan kami."
Lihat Juga :