Memblejeti Investasi China Rp534,5 Triliun di Indonesia, Ini Rincian dan Sebarannya

Selasa, 12 November 2024 - 17:32 WIB
Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi China di Indonesia pada periode 2019-September 2024 terlihat beragam pada beberapa sektor. Rinciannya industri logam dasar menjadi sektor yang paling dilirik investor China dengan nilai investasi USD14,39 miliar atau setara 42%.

Pada posisi kedua ditempati oleh transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai investasi USD7,99 miliar yang setara 23%, Industri Kimia dan Farmasi USD3,19 miliar (9%), Listrik,Gas,Air USD2,70 miliar (8%), Kawasan Industri, Perumahan, dan Perkantoran mencapai 6% dengan nilai USD2,21 miliar.

Selanjutnya investasi China pada Industri pengolahan mineral non-metal tercatat masuk sebesar USD786 juta yang setara 2%, perdagangan dan reparasi USD390 juta (1%), industri tekstil sebesar USD351 juta. Sedangkan mesin, elektronik, peralatan medis, industri presisi sebesar USD377 juta, dan pertambangan tembus USD296 juta.

Sedangkan untuk sebaran investasi China di Indonesia terpantau merata, dengan terbesar dipegang oleh Sulawesi Tengah yang menampung USD12,54 miliar atau setara 37%, selanjutnya diikuti oleh Jawa Barat mencapai 21% yakni USD7,19 miliar.

Secara berurutan ditempati oleh Maluku Utara mencapai USD5,18 miliar (15%), Jakarta USD1,67 miliar (5%), Banten USD1,34 miliar (4%), Sumatera Selatan USD994 juta (3%), Sulawesi Tenggara USD884 juta (3%), Kalimantan Barat USD547 juta (1%), dan Kalimantan Timur USD845 juta (2%).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!