Ekonom Ramal BI Tahan Suku Bunga 6%, Ini Alasannya

Rabu, 20 November 2024 - 13:50 WIB


Arianto menjelaskan, faktor utama yang akan memengaruhi turunnya suku bunga adalah tingkat inflasi yang tetap rendah, stabilitas nilai tukar Rupiah yang memberikan ruang untuk pelonggaran moneter, serta kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) yang diproyeksikan menurunkan suku bunga lebih cepat.

Adapun tingkat inflasi rendah ini mengakhiri masa deflasi yang sebelumnya terjadi dalam beberapa bulan. Arianto menilai dampak terhadap bank belum akan terlalu dirasakan mengingat belum ada tanda BI akan menaikkan suku bunga.

Seecara terpisah Presiden Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki kecenderungan inflasi akan tertata dengan baik di bawah 2 persen pada sisa tahun 2024 dan untuk tahun depan akan mengalami peningkatan sedikit ke arah 3 persen.

"Kalau dengan inflasi 2-3 persen baik tahun ini maupun tahun depan sebetulnya BI punya ruang yang masih ada untuk menurunkan suku bunga,” kata Lilis dalam acara Permata Bank Wealth Wisdom.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!