Trump Tabuh Genderang Perang ke BRICS, Ancamannya Ngeri!

Senin, 02 Desember 2024 - 07:38 WIB
"Kami membutuhkan komitmen dari negara-negara ini bahwa mereka tidak akan menciptakan mata uang BRICS baru, atau mendukung mata uang lain untuk menggantikan dolar AS yang perkasa, atau mereka akan menghadapi tarif 100% dan harus bersiap-siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada penjualan ke dalam perekonomian AS yang luar biasa."

Trump melanjutkan: "Mereka bisa mencari 'pengisap' lain! Tidak ada peluang bagi BRICS untuk menggantikan dolar AS dalam perdagangan internasional, dan negara manapun yang mencoba untuk melakukannya harus mengucapkan selamat tinggal kepada Amerika."

Pada pertemuan puncak negara-negara BRICS di bulan Oktober di Kazan, Rusia, Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Amerika Serikat "mempersenjatai" dolar.

"Bukan kami yang menolak menggunakan dolar," katanya pada saat itu, menurut The Associated Press. "Namun, jika mereka tidak mengizinkan kami bekerja, apa yang bisa kami lakukan? Kami terpaksa mencari alternatif."

Pernyataan terbaru Trump ini muncul hanya beberapa hari setelah ia mengancam akan mengenakan tarif 25% untuk impor dari Kanada, China, dan Meksiko, tiga mitra dagang utama Amerika Serikat. Trump menekan ketiga negara tersebut terkait dengan arus narkoba dan migran ilegal yang masuk ke Amerika Serikat.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau berbicara dengan Trump pada awal pekan ini setelah presiden terpilih tersebut berjanji untuk menargetkan negaranya dan memuji hubungan yang sudah terjalin lama antara kedua negara. Trudeau kemudian menegaskan kembali bahwa tarif akan merugikan konsumen Kanada dan Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!