13 Perusahaan Militer AS Dihajar Sanksi China, Ini Penyebabnya
Jum'at, 06 Desember 2024 - 20:57 WIB
"Perusahaan yang menjadi sasaran sanksi China termasuk di antaranya Teledyne Brown Engineering Inc (TDY), BRINC Drones Inc dan Shield AI Inc," kata kementerian luar negeri China dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters.
Perusahaan lain yang juga menghadapi sanksi adalah Rapid Flight LLC, Red Six Solutions, SYNEXXUS Inc, Firestorm Labs Inc, Kratos Unmanned Aerial Systems Inc, HavocAI, Neros Technologies, Cyberlux Corporation (CYBL), Domo Tactical Communications dan Group W.
Baca Juga: 5 Perusahaan Senjata AS yang Kangkangi Bisnis Militer Dunia: Kantongi Pendapatan Ribuan Triliun
Selain itu, China akan membekukan aset enam eksekutif dari lima perusahaan termasuk Raytheon (RTX), BAE Systems (BA. L, BAESY, BAESF) dan United Technologies, di China, dan melarang petinggi perusahaan tersebut mengunjungi Negeri Tirai Bambu -julukan China-.
Perusahaan lain yang juga menghadapi sanksi adalah Rapid Flight LLC, Red Six Solutions, SYNEXXUS Inc, Firestorm Labs Inc, Kratos Unmanned Aerial Systems Inc, HavocAI, Neros Technologies, Cyberlux Corporation (CYBL), Domo Tactical Communications dan Group W.
Baca Juga: 5 Perusahaan Senjata AS yang Kangkangi Bisnis Militer Dunia: Kantongi Pendapatan Ribuan Triliun
Selain itu, China akan membekukan aset enam eksekutif dari lima perusahaan termasuk Raytheon (RTX), BAE Systems (BA. L, BAESY, BAESF) dan United Technologies, di China, dan melarang petinggi perusahaan tersebut mengunjungi Negeri Tirai Bambu -julukan China-.
(akr)
Lihat Juga :