Mengulik Harta Kekayaan Bashar Al Assad usai Runtuhnya Rezim 5 Dekade

Rabu, 11 Desember 2024 - 07:36 WIB
Menurut surat kabar Saudi Elav, yang mengutip informasi dari dinas intelijen Inggris MI6, keluarga Assad diyakini memiliki 200 ton emas, USD16 miliar, dan 5 miliar euro. Kekayaan tersebut menurut laporan setara dengan seluruh anggaran nasional Suriah selama tujuh tahun, berdasarkan data tahun 2023. Namun, klaim ini tetap sulit untuk diverifikasi secara independen.

Perkiraan yang lebih akurat tentang kekayaan keluarga Assad berasal dari laporan tahun 2022 oleh Kementerian Luar Negeri AS, yang mengevaluasi keuangan Bashar al-Assad, istrinya Asma Akhras Assad, dan berbagai anggota keluarga.

Laporan itu mencatat bahwa perhitungan tersebut didasarkan pada informasi sumber terbuka dan tidak dapat mengkonfirmasi status keuangan ketiga anak Assad-Hafez, Zayn, dan Karim, yang semuanya sudah dewasa pada tahun 2024.

Kekayaan bersih keluarga Assad diperkirakan berkisar antara USD1 miliar dan USD2 miliar, meskipun tidak bisa dikonfirmasi secara independen angka tersebut. Assad diyakini terlibat dalam hampir semua operasi ekonomi skala besar di Suriah.

Sebagian besar kekayaan mereka diyakini tersembunyi dalan rekening luar negeri, kepemilikan real estat, dan perusahaan cangkang, serta seringkali dengan nama palsu untuk menghindari deteksi dan menghindari sanksi.

Seperti yang dinyatakan dalam laporan Kementerian Luar Negeri AS tahun 2022, "keluarga Assad menjalankan sistem patronase yang kompleks, termasuk perusahaan cangkang dan fasad perusahaan yang berfungsi sebagai alat bagi rezim untuk mengakses sumber daya keuangan."

Satu-satunya informasi tentang kekayaan keluarga Assad terungkap pada tahun 2020 ketika pengadilan Prancis mendakwa paman mantan presiden, Rifaat al-Assad dengan pencucian uang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!