Wall Street Variatif Saat Indeks S&P Dalam Jalur Terbaik 34 Tahun

Selasa, 01 September 2020 - 08:07 WIB
Di sisi lain negara-negara bagian seperti New Jersey terus mengurangi pembatasan pada hari Senin. Namun investor mencatat bahwa di seluruh Amerika Serikat, total kasus virus corona melonjak dimana terdapat 6 juta kasus pada hari Minggu dimana banyak negara di Midwest melaporkan infeksi meningkat.

Saham teknologi, kemudian kesehatan dan utilitas mencetak persentase terbesar di antara 11 sektor Utama S&P sementara energi mengalami penurunan dengan persentase terbesar. Nasdaq menutup sesi juga hampir 20% di atas rekor pra-krisis ditopang dua lonjakan saham yang berasal dari Apple Inc dan Tesla Inc.

(Baca Juga: Lagi Akur, AS-China Kembali Komitmen Jalankan Kesepakatan Dagang Fase 1 )

Untuk bulan ini S&P menunjukkan kenaikan sebesar 7,01% untuk menjadi terbesar di bulan Agustus sejak 1986 ketika naik 7,1% bulan itu. Tiga indeks utama menunjukkan kenaikan bulanan untuk kelima kalinya usai sempat menyentuh level terendah di bulan Maret, bahkan ketika data ekonomi menunjukkan pemulihan yang tidak merata dari penurunan curam.

Saham Apple mengakhiri sesi dengan 3,4% lebih tinggi di posisi USD129,04 sementara Tesla ditutup naik 12,6% menjadi USD498,3. Pada bursa saham AS di awal pekan, sebanyakan 9,4 miliar saham diperdagangkan pada hari Senin, atau meningkat dibandingkan dengan rata-rata 9,18 miliar dalam 20 sesi terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!