Halo Pertamina! Mulan Jameela Usul Nih, Harga Pertamax Dibikin Murah Kayak Premium

Selasa, 01 September 2020 - 09:18 WIB
Selain itu, ada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor 20 Tahun 2017 yang mensyaratkan penggunaan BBM harus di atas RON 91. "Artinya, ada dua produk yang kemudian tidak boleh dikelola dan dijual di pasar yaitu premium dan pertalite. Namun demikian, kita akan melakukan pengkajian karena premium dan pertalite konsumennya paling besar," paparnya.

Baca Juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, Rektor UI Desak Harga BBM Turun di Masa New Normal

Menurut Nicke, masih ada tujuh negara di dunia yang masih menggunakan BBM premium termasuk Indonesia. Ketujuh negara tersebut adalah Kolombia, Mesir, Mongolia, Ukraina, Uzbekistan, Indonesia, dan Bangladesh. Di ASEAN, Indonesia tertinggal dari negara lain seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Myanmar yang sudah tidak menggunakan BBM dengan RON rendah. Selain itu, rencana penghapusan BBM dengan RON di bawah 91 juga karena Indonesia merupakan negara yang menjual varian BBM paling banyak, yakni 6 varian yang terdiri dari Solar, Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite.

Dibandingkan negara lain, rata-rata hanya menjual 2 hingga 3 varian produk. Negara Singapura, Australia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia menjual dua varian. Kemudian India dan Myanmar masing-masing 3 varian. Sedangkan China dan Filipina 4 varian. "Oleh karena itu perlu segera mendorong bagaimana konsumen mampu beralih ke BBM yang ramah lingkungan," jelas Nicke.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!