Transformasi SDM BPJS Kesehatan, Andi Afdal Terapkan WAJAR PATUH

Senin, 16 Desember 2024 - 15:05 WIB
WAJAR PATUH terbagi menjadi dua kategori utama. Pertama, WAJAR PATUH IDP (Individual Development Plan). Program ini fokus pada pemenuhan gap kompetensi jabatan dan sasaran karier pegawai melalui pembelajaran yang terstruktur. Efektivitas pembelajaran dievaluasi menggunakan Sistem Penilaian Kompetensi Terpadu (Si Tinker).

Kedua, WAJAR PATUH Non-IDP. Program ini dirancang untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan tambahan yang relevan dengan pekerjaan, meskipun tidak berhubungan langsung dengan gap kompetensi.

Sebagai bagian dari program WAJAR PATUH, BPJS Kesehatan mengimplementasikan Learning Management System (LMS) modern untuk memperkuat ekosistem pembelajaran. LMS ini mempermudah pegawai mengakses pelatihan kapan saja dan di mana saja, menggabungkan pendekatan “High Tech, High Touch” yang menciptakan keseimbangan antara interaksi manusia dan efisiensi teknologi.

Melalui platform ini, pegawai dapat mengikuti modul pembelajaran interaktif, video pelatihan, dan evaluasi kompetensi secara digital. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya belajar berkelanjutan dan mendorong transformasi SDM di era digital.

Di bidang administrasi umum, BPJS Kesehatan berhasil melakukan digitalisasi besar-besaran untuk mendukung efisiensi operasional. Keberhasilan ini didorong dengan adanya kesiapan pada setiap Duta BPJS Kesehatan yang telah dibekali dengan berbagai pengetahuan dan kompetensi digital melalui program WAJAR PATUH. Transformasi digital ini memungkinkan proses pengelolaan dokumen, pengadaan, dan layanan administrasi lainnya dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan transparan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!