Wisman Masih Minim, Pemulihan Pariwisata Bakal Butuh Waktu Lama
Selasa, 01 September 2020 - 13:10 WIB
Secara kumulatif (JanuariāJuli 2020), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia tercatat mencapai 3,25 juta kunjungan atau turun 64,64% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang mencapai 9,18 juta kunjungan.
Minimnya kedatangan wisman tersebut berdampak besar pada daerah-daerah yang menggantungkan perekonomiannya pada industri pariwisata . Seperti diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat ini daerah yang paling tajam kontraksi pertumbuhannya adalah Bali, yakni minus 10,98%.
(Baca Juga: Bali Resmi Tunda Pembukaan Pariwisata untuk Wisman)
"Ini karena memang turis wisata betul-betul sangat mendominasi ekonomi di Bali. Sehingga kelihatan sekali pertumbuhan ekonomi di Bali terkontraksi tajam," ujarnya dalam rapat terbatas bersama jajaran kabinet dan seluruh gubernur se-Indonesia hari ini.
Minimnya kedatangan wisman tersebut berdampak besar pada daerah-daerah yang menggantungkan perekonomiannya pada industri pariwisata . Seperti diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat ini daerah yang paling tajam kontraksi pertumbuhannya adalah Bali, yakni minus 10,98%.
(Baca Juga: Bali Resmi Tunda Pembukaan Pariwisata untuk Wisman)
"Ini karena memang turis wisata betul-betul sangat mendominasi ekonomi di Bali. Sehingga kelihatan sekali pertumbuhan ekonomi di Bali terkontraksi tajam," ujarnya dalam rapat terbatas bersama jajaran kabinet dan seluruh gubernur se-Indonesia hari ini.
(fai)
Lihat Juga :