Dena Hendriana Didapuk Jadi Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia, Ini Profilnya
Jum'at, 20 Desember 2024 - 15:16 WIB
Sekembalinya ke Indonesia, Dena Hendriana sempat menjabat sebagai dosen, peneliti serta Direktur Center for Computational Fluid Dynamics di Universitas Surya Serpong, memimpin penelitian pada aplikasi teknologi untuk keberlanjutan, termasuk energi terbarukan dan otomasi pertanian. Penelitiannya mendukung efisiensi dan inovasi di sektor energi dan agrikultur.
Di Swiss German University (SGU), sejak 2015, Dena Hendriana memimpin Program Studi Master of Mechatronics. Kepemimpinannya membuat program ini terdepan dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, dengan kurikulum berbasis praktik yang mengintegrasikan teknologi seperti robotika dan sistem kendali cerdas.
Ia juga mengajar di bidang Termodinamika, Mekanika Fluida, dan Metodologi Penelitian, meningkatkan kompetensi mahasiswa dan menanamkan nilai-nilai inovasi dan kolaborasi. Penelitian Dena Hendriana dalam efisiensi energi, otomasi industri, dan solusi keberlanjutan menjadi landasan proyek-proyek strategis di Indonesia dan global.
Baca Juga: Spesifikasi CN-235 200, Pesawat Buatan Indonesia yang Diminati Banyak Negara Luar
Keahliannya menjembatani kebutuhan industri dengan riset akademik yang relevan menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Bagi Dena Hendriana, kolaborasi antara pendidikan dan industri adalah kunci untuk mendorong inovasi berkelanjutan.
Di Swiss German University (SGU), sejak 2015, Dena Hendriana memimpin Program Studi Master of Mechatronics. Kepemimpinannya membuat program ini terdepan dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, dengan kurikulum berbasis praktik yang mengintegrasikan teknologi seperti robotika dan sistem kendali cerdas.
Ia juga mengajar di bidang Termodinamika, Mekanika Fluida, dan Metodologi Penelitian, meningkatkan kompetensi mahasiswa dan menanamkan nilai-nilai inovasi dan kolaborasi. Penelitian Dena Hendriana dalam efisiensi energi, otomasi industri, dan solusi keberlanjutan menjadi landasan proyek-proyek strategis di Indonesia dan global.
Baca Juga: Spesifikasi CN-235 200, Pesawat Buatan Indonesia yang Diminati Banyak Negara Luar
Keahliannya menjembatani kebutuhan industri dengan riset akademik yang relevan menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Bagi Dena Hendriana, kolaborasi antara pendidikan dan industri adalah kunci untuk mendorong inovasi berkelanjutan.
Lihat Juga :