Mengenal 10 Raksasa Taksi Online di Dunia, Inilah Mereka

Sabtu, 05 September 2020 - 11:47 WIB
Kantor Pusat : Bangalore, India

Pendapatan : Rp310 juta

Produk : Aplikasi seluler, situs web

Jumlah Karyawan : 6.000

Ola Cabs, aplikasi berbagi tumpangan (ride sharing) terbesar di India dan Uber versi India. Ola beroperasi di lebih dari 169 kota dan menawarkan aplikasi seluler dan situs web untuk menggunakan layanannya. Ola Cabs menawarkan layanan antar-jemput peer-to-peer, layanan transportasi online, taksi dan pengiriman makanan dan saat ini berbasis di Kota Bangalore.

8. DiDi



Didirikan : 2012

Kantor Pusat : Beijing, China

Pendapatan : USD 400,5 juta

Jumlah Karyawan : 11.407

DiDi biasa disebut Uber versi China, adalah perusahaan transportasi yang berkantor pusat di Beijing. DiDi menawarkan layanan transportasi berbasis aplikasi, termasuk pemesanan taksi, pemesanan mobil pribadi, berbagi tumpangan sosial, dan berbagi sepeda; layanan pengiriman sesuai permintaan; dan layanan mobil, termasuk penjualan, leasing, pembiayaan, pemeliharaan, pengoperasian armada, pengisian kendaraan listrik dan pengembangan bersama kendaraan dengan pembuat mobil.

Dengan lebih dari 550 juta pengguna dan puluhan juta pengemudi, DiDi adalah salah satu aplikasi taksi terbesar dan terbaik di dunia untuk layanan transportasi online.

9. Grab



Didirikan : 2012

Kantor Pusat : Singapura

Pendapatan : USD82,8 juta

Produk : Aplikasi seluler

Jumlah Karyawan : 6.000

Grab adalah sebuah perusahaan ride-hailing multinasional yang berbasis di Queenstown, Singapura. Grab menawarkan layanan transportasi, selain pengiriman makanan dan layanan pembayaran digital melalui aplikasi seluler. Grab beroperasi di beberapa pasar terbesar dunia termasuk Singapura, Jepang, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

10. Kakao T



Didirikan : 2015

Kantor Pusat : Seoul, Korea Selatan

Produk : Aplikasi seluler

Kakao T adalah Uber versi Korea Selatan. Layanan ini menyediakan taksi-hailing, pemesanan pengemudi yang ditunjuk, pencarian tempat parkir terdekat, dan layanan informasi lalu lintas waktu-nyata dan bekerja pada Android dan iOS. Metode pembayarannya tunai, kartu kredit /debit, atau salah satu dari banyak kartu transportasi yang digunakan di Korea.

Sumber: www.bizvibe.com
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!