Legislator Ungkap Perjalanan Ekonomi RI Melewati 10 Tantangan di 2024
Rabu, 01 Januari 2025 - 20:49 WIB
Ketiga, stabilitas nilai tukar rupiah banyak dipengaruhi barang impor, fluktuasi global, dan kebijakan Amerika Serikat. Keempat, tambang dan batu bara menjadi primadona pendapatan negara.
Dari empat catatan awal tersebut, Najib menambahkan, beberapa poin lainnya yang mesti menjadi perhatian pemerintah ke depan. Hal itu, kata dia, diperlukan agar roda perekonomian berjalan dengan baik dan target pertumbuhan ekonomi bisa tercapai.
"Kelima, neraca transaksi berjalan perlu dukungan penuh dengan cara memperkuat basis ekspor produk yang memiliki nilai," ujarnya.
Keenam, infrastruktur digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih belum optimal dan cenderung tidak memiliki arah yang jelas. Ketujuh, keseimbangan fiskal menjadi perhatian publik. "Penggunaan pembiayaan melalui utang menjadi sorotan banyak pihak."
Selain itu, Najib juga mendorong agar pemerintah memberikan berbagai stimulus dan kemudahan bagi para investor asing yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia. Sebab, menurutnya, berkaca pada data yang ada bahwa sektor investasi asing di Indonesia justru menurun sejak kuartal 2 tahun 2024.
Dari empat catatan awal tersebut, Najib menambahkan, beberapa poin lainnya yang mesti menjadi perhatian pemerintah ke depan. Hal itu, kata dia, diperlukan agar roda perekonomian berjalan dengan baik dan target pertumbuhan ekonomi bisa tercapai.
"Kelima, neraca transaksi berjalan perlu dukungan penuh dengan cara memperkuat basis ekspor produk yang memiliki nilai," ujarnya.
Keenam, infrastruktur digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih belum optimal dan cenderung tidak memiliki arah yang jelas. Ketujuh, keseimbangan fiskal menjadi perhatian publik. "Penggunaan pembiayaan melalui utang menjadi sorotan banyak pihak."
Selain itu, Najib juga mendorong agar pemerintah memberikan berbagai stimulus dan kemudahan bagi para investor asing yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia. Sebab, menurutnya, berkaca pada data yang ada bahwa sektor investasi asing di Indonesia justru menurun sejak kuartal 2 tahun 2024.
Lihat Juga :