Era Gas Murah Rusia ke Uni Eropa Resmi Berakhir, Berikut Beragam Responsnya
Kamis, 02 Januari 2025 - 17:43 WIB
Uni Eropa diketahui sudah mengurangi impor gas dari Rusia secara signifikan, sejak Kremlin meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022. Akan tetapi sejumlah negara anggota eropa timur masih sangat bergantung pada pasokan energi Moskow, hingga membuat Rusia mengantongi sekitar USD5,2 miliar per tahun.
Pada sepanjang tahun 2023 menurut blok tersebut, Gas Rusia kurang dari 10% dari impor gas UE. Angka itu mencapai 40% pada tahun 2021. Tetapi beberapa anggota Uni Eropa, termasuk Slovakia dan Austria, terus mengimpor gas dalam jumlah besar dari Rusia.
Regulator energi Austria mengatakan, bahwa mereka tidak memperkirakan adanya gangguan karena memiliki sumber yang beragam dan membangun cadangan.
Tetapi akhir dari kesepakatan transit telah menyebabkan ketegangan serius dengan Slovakia, yang sekarang menjadi titik masuk utama gas Rusia ke Uni Eropa dan mendapatkan biaya transit dari pipa gas ke Austria, Hongaria dan Italia.
Slovakia mengatakan, bakal membayar lebih untuk rute alternatif. Regulator energinya mengumumkan pada awal Desember, bahwa harga Gas untuk konsumen akan naik pada tahun 2025.
Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico mengatakan, pada hari Rabu (1/12/2024) bahwa akhir kesepakatan akan memiliki konsekuensi "drastis" bagi negara-negara Uni Eropa, tetapi tidak pada Rusia, seperti dilaporkan Reuters.
Fico - yang baru saja melakukan kunjungan mendadak ke Moskow untuk pembicaraan dengan Putin - mengancam akan berhenti memasok listrik ke Ukraina.
Hal ini mendorong Zelensky untuk menuduh Fico membantu Putin "mendanai perang dan melemahkan Ukraina".
Pada sepanjang tahun 2023 menurut blok tersebut, Gas Rusia kurang dari 10% dari impor gas UE. Angka itu mencapai 40% pada tahun 2021. Tetapi beberapa anggota Uni Eropa, termasuk Slovakia dan Austria, terus mengimpor gas dalam jumlah besar dari Rusia.
Regulator energi Austria mengatakan, bahwa mereka tidak memperkirakan adanya gangguan karena memiliki sumber yang beragam dan membangun cadangan.
Tetapi akhir dari kesepakatan transit telah menyebabkan ketegangan serius dengan Slovakia, yang sekarang menjadi titik masuk utama gas Rusia ke Uni Eropa dan mendapatkan biaya transit dari pipa gas ke Austria, Hongaria dan Italia.
Slovakia mengatakan, bakal membayar lebih untuk rute alternatif. Regulator energinya mengumumkan pada awal Desember, bahwa harga Gas untuk konsumen akan naik pada tahun 2025.
Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico mengatakan, pada hari Rabu (1/12/2024) bahwa akhir kesepakatan akan memiliki konsekuensi "drastis" bagi negara-negara Uni Eropa, tetapi tidak pada Rusia, seperti dilaporkan Reuters.
Fico - yang baru saja melakukan kunjungan mendadak ke Moskow untuk pembicaraan dengan Putin - mengancam akan berhenti memasok listrik ke Ukraina.
Hal ini mendorong Zelensky untuk menuduh Fico membantu Putin "mendanai perang dan melemahkan Ukraina".
Lihat Juga :