Impor 100 Ribu Sapi Perah dari AS, Ini Motivasi GKSI
Selasa, 07 Januari 2025 - 14:07 WIB
Acara ini diskusi dan Penyerahan NDA Rencana Importasi Sapi Perah dari AS ini turut dihadiri oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia yang diwakili oleh Konselor Pertanian Kedutaan Besar AS untuk Indonesia Lisa Ahramjian, Direktur-direktur Industri Perusahaan Susu (IPS) Indonesia seperti Ultrajaya, Nestle Indonesia, Cimory, Frisian Flag Indonesia, Freshland Inovasi Sejahtera, Mayora Indah, dan Greenfields Indonesia.
Dalam sesi diskusi, pemateri pertama diisi oleh Ahli Susu Lembaga Gizi Nasional, Epi Taufiq yang menyatakan bahwa susu merupakan bagian penting yang harus disertakan dalam program pemerintah Makan Bergizi Strategis untuk mengoptimalkan asupan gizi anak bangsa.
Selanjutnya pemateri kedua ada, Lisa Ahramjian (Konselor Agrikultur Kedubes AS), dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa langkah GKSI telah melakukan langkah awal yang baik karena penting sekali antara AS dan Indonesia untuk bekerjasama dalam bidang-bidang strategis yang ada di pemerintahan.
Baca Juga: Kementan: Tingkat Konsumsi Susu di Indonesia Masih Rendah
Rencana impor oleh GKSI mendapatkan respons positif, lantaran dinilai dapat memperkuat hubungan dagang antara AS dan Indonesia. Ditambah serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu di Indonesia dalam memenuhi berbagai kebutuhan dan permintaan susu di seluruh Indonesia.
Dalam sesi diskusi, pemateri pertama diisi oleh Ahli Susu Lembaga Gizi Nasional, Epi Taufiq yang menyatakan bahwa susu merupakan bagian penting yang harus disertakan dalam program pemerintah Makan Bergizi Strategis untuk mengoptimalkan asupan gizi anak bangsa.
Selanjutnya pemateri kedua ada, Lisa Ahramjian (Konselor Agrikultur Kedubes AS), dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa langkah GKSI telah melakukan langkah awal yang baik karena penting sekali antara AS dan Indonesia untuk bekerjasama dalam bidang-bidang strategis yang ada di pemerintahan.
Baca Juga: Kementan: Tingkat Konsumsi Susu di Indonesia Masih Rendah
Rencana impor oleh GKSI mendapatkan respons positif, lantaran dinilai dapat memperkuat hubungan dagang antara AS dan Indonesia. Ditambah serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu di Indonesia dalam memenuhi berbagai kebutuhan dan permintaan susu di seluruh Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :