5 Negara dengan Tarif Listrik Termurah di Dunia, Tak Capai Rp100 per kWh

Kamis, 16 Januari 2025 - 17:22 WIB
Meski begitu, negara ini tengah menghadapi tantangan berat karena ketidakstabilan politik dan infrastruktur yang tidak memadai. Jutaan orang di Sudan berada di bawah garis kemiskinan karena krisis ekonomi di negara itu dan banyak orang tidak dapat mengakses listrik sama sekali, meskipun harga rendah.

4. Kuba

Selanjutnya ada Kuba yang juga memiliki kisaran harga listrik USD0,006 per kWh. Negara ini diketahui memiliki sumber daya domestik, sehingga tidak perlu mengimpor bahan bakar apa pun untuk menghasilkan listrik.

Pemerintah juga telah menerapkan skema untuk mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan di negara ini, yang membantu menjaga permintaan dan harga tetap rendah. Warga di Kuba telah didorong untuk menukar peralatan yang tidak efisien untuk yang hemat energi, dan pendidikan tentang praktik penghematan energi telah dipromosikan.

3. Suriah

Sama dengan dua negara sebelumnya, Suriah juga memiliki harga listrik USD 0,006 per kWh pada tahun 2023. Murahnya harga listrik di Suriah ini disebabkan karena tingginya sumber daya domestik, termasuk minyak dan gas alam, yang digunakan untuk produksi listriknya sendiri.

Pemerintah Suriah telah mensubsidi harga listrik untuk membantu membuat listrik lebih mudah diakses. Namun ini telah membebani anggaran nasional, dan baru-baru ini pemerintah mulai secara bertahap mengurangi subsidi ini untuk membantu meningkatkan keuangan publik.

2. Ethiopia

Ethiopia memiliki rentang harga listrik sekitar USD0,006 per kWh. Seperti negara-negara lain dalam daftar ini, pemerintah Ethiopia memberikan subsidi tarif listrik, dalam upaya untuk membuat listrik lebih mudah diakses oleh populasi yang lebih luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!