Bencana Baru Hantam Raksasa Gas Rusia, Rencanakan PHK Besar-besaran

Jum'at, 24 Januari 2025 - 16:00 WIB
Ilyukhina menyarankan agar raksasa energi ini dapat mengandalkan otomatisasi dan digitalisasi untuk menggantikan peran-peran kantor tertentu seperti posisi perencanaan dan akuntansi. Kyiv Independent melaporkan bahwa surat tersebut menyatakan bahwa Gazprom telah menghabiskan 50 juta rubel atau USD480 juta per tahun untuk gaji manajer.

Penting untuk dicatat bahwa surat tersebut tampaknya hanya merujuk pada gaji karyawan yang bekerja di kantor pusat perusahaan. Tenaga kerja Gazprom jauh lebih besar yakni 4.100 orang.

Menurut Business Insider, Gazprom mengatakan pada Juni 2024 bahwa mereka memiliki 498.000 karyawan pada 2023. Surat Ilyukhina muncul setelah beberapa pukulan baru-baru ini terhadap industri gas Rusia.

Baca Juga: Trump Perintahkan Gencatan Senjata Gaza ke Tahap Berikutnya

Sebagaimana diketahui, pada 1 Januari 2025, Ukraina menghentikan transit gas Rusia melalui pipa Urengoy-Pomary-Uzhgorod, yang akan mempengaruhi keuntungan Gazprom. Reuters melaporkan, penghentian pipa ekspor ini akan membuat Gazprom kehilangan penjualan sekitar USD5 miliar.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!