Rupiah Masih Pesakitan usai Libur Panjang, Hari Ini Jatuh ke Rp16.304/USD
Jum'at, 31 Januari 2025 - 15:44 WIB
Sebuah studi oleh Pusat GeoEkonomi Dewan Atlantik tahun lalu menunjukkan bahwa dolar AS tetap menjadi mata uang cadangan utama dunia, dan baik euro maupun negara-negara yang disebut BRICS tidak mampu mengurangi ketergantungan global pada dolar.
Di sisi moneter, keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah menandakan pendekatan yang hati-hati untuk bergerak maju di tengah tantangan inflasi yang sedang berlangsung di ekonomi terbesar di dunia. Fokus juga tertuju pada data indeks harga PCE utama - pengukur inflasi pilihan Federal Reserve - yang akan dirilis pada hari Jumat.
Dari sentimen domestik, pemerintah melakukan efisiensi anggaran Rp306,69 triliun, yang sebagian besar akan direlokasi untuk pendanaan program makan bergizi gratis. Ekonom menilai relokasi anggaran ke program makan bergizi gratis tidak akan mengerek pertumbuhan ekonomi secara signifikan, bahkan bisa berdampak negatif.
Program makan bergizi gratis (MBG) bisa berdampak positif ke pertumbuhan ekonomi lewat peningkatan faktor konsumsi. Permintaan akan bahan-bahan makanan untuk pemenuhan program MBG akan meningkat.
Apalagi, pemerintah berniat menambah anggaran program MBG agar penerima manfaatnya bisa diperluas hingga akhir tahun. Masalahnya, pertumbuhan ekonomi bukan hanya ditentukan oleh faktor konsumsi.
Jika pemerintah hanya memfokuskan anggaran ke program MBG maka ditakutkan program pemerintah yang mendorong pertumbuhan ekonomi dari faktor investasi dan ekspor malah akan diabaikan.
Oleh sebab itu, pertumbuhan ekonomi yang disebabkan program MBG tidak akan serta-serta mengompensasi dampak negatif dari efisiensi anggaran hingga Rp306,69 triliun yang bersumber dari program-program lain.
Di sisi moneter, keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah menandakan pendekatan yang hati-hati untuk bergerak maju di tengah tantangan inflasi yang sedang berlangsung di ekonomi terbesar di dunia. Fokus juga tertuju pada data indeks harga PCE utama - pengukur inflasi pilihan Federal Reserve - yang akan dirilis pada hari Jumat.
Dari sentimen domestik, pemerintah melakukan efisiensi anggaran Rp306,69 triliun, yang sebagian besar akan direlokasi untuk pendanaan program makan bergizi gratis. Ekonom menilai relokasi anggaran ke program makan bergizi gratis tidak akan mengerek pertumbuhan ekonomi secara signifikan, bahkan bisa berdampak negatif.
Program makan bergizi gratis (MBG) bisa berdampak positif ke pertumbuhan ekonomi lewat peningkatan faktor konsumsi. Permintaan akan bahan-bahan makanan untuk pemenuhan program MBG akan meningkat.
Apalagi, pemerintah berniat menambah anggaran program MBG agar penerima manfaatnya bisa diperluas hingga akhir tahun. Masalahnya, pertumbuhan ekonomi bukan hanya ditentukan oleh faktor konsumsi.
Jika pemerintah hanya memfokuskan anggaran ke program MBG maka ditakutkan program pemerintah yang mendorong pertumbuhan ekonomi dari faktor investasi dan ekspor malah akan diabaikan.
Oleh sebab itu, pertumbuhan ekonomi yang disebabkan program MBG tidak akan serta-serta mengompensasi dampak negatif dari efisiensi anggaran hingga Rp306,69 triliun yang bersumber dari program-program lain.
Lihat Juga :