Panama Buang Proyek Belt and Road China Dibayangi Ancaman Trump

Rabu, 05 Februari 2025 - 09:51 WIB
Setelah pertemuan tingkat tinggi pada akhir pekan kemarin, Presiden Panama, Jose Raul Mulino mengatakan, dia menekankan "tidak ada keraguan" negaranya mempertahankan kedaulatan atas Terusan Panama.

Ia juga mengaku telah memberi tahu Rubio tentang keputusan "penting" untuk tidak memperbarui perjanjian Belt and Road 2017 dengan China untuk menjadi bagian dari proyek infrastruktur besar-besarannya.

Perjanjian yang dijuluki Jalur Sutra baru itu, terkait pembangunan jaringan kereta api, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya senilai USD1 triliun yang tersebar di seluruh dunia.

Mulino menambahkan, dia sedang mempertimbangkan apakah perjanjian itu dapat diakhiri lebih cepat dan mengatakan pihak berwenang sedang mengaudit sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong yang mengelola dua pelabuhan di dekat pintu masuk kanal Panama.

Terlepas dari kemenangan Trump, Ia kembali menyuarakan keinginannya untuk "mengambil kembali" terusan, yang dikembalikan ke Panama di bawah perjanjian 1977.

"China menjalankan Terusan Panama yang tidak diberikan kepada China, yang diberikan kepada Panama dengan bodoh, tetapi mereka melanggar perjanjian," kata Trump kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!