IHSG Terkapar 2% Lebih ke 6.800-an, Ini Biang Keroknya
Kamis, 06 Februari 2025 - 20:39 WIB
Liza menyampaikan, tekanan jual yang semakin kuat membuat IHSG akhirnya tidak mampu bertahan di level psikologis 7.000. Dengan kondisi ini, IHSG berpotensi menguji level terendah tahun lalu di kisaran 6.700 hingga 6.650 jika tekanan jual terus berlanjut.
"Overall kita masih mengalami naik turun sejak peak September dan masih akan berlanjut pelemahannya karena penembusan dalam hari ini," ujar Liza.
Hari ini indeks ditutup jeblok 2,12 persen atau turun 148,69 poin ke level 6.875. Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 20,27 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp13,74 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 1,43 juta kali. Adapun, sebanyak 428 saham harganya terkoreksi, 176 saham harganya naik dan 196 saham lainnya stagnan.
Baca Juga: IHSG Siang Terjun Bebas Hampir 2 Persen, Mayoritas Sektor Memerah
Sektor bahan baku terkoreksi 2,43 persen, sektor keuangan turun 2,24 persen, sektor industri turun 2,14 persen, sektor transportasi turun 1,99 persen, sektor properti turun 1,89 persen, sektor infrastruktur turun 1,39 persen, sektor energi turun 1,26 persen, sektor non siklikal turun 0,48 persen, sektor teknologi turun 0,05 persen dan sektor siklikal turun 0,02 persen. Sedangkan sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang naik sebesar 1,13 persen.
"Overall kita masih mengalami naik turun sejak peak September dan masih akan berlanjut pelemahannya karena penembusan dalam hari ini," ujar Liza.
Hari ini indeks ditutup jeblok 2,12 persen atau turun 148,69 poin ke level 6.875. Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 20,27 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp13,74 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 1,43 juta kali. Adapun, sebanyak 428 saham harganya terkoreksi, 176 saham harganya naik dan 196 saham lainnya stagnan.
Baca Juga: IHSG Siang Terjun Bebas Hampir 2 Persen, Mayoritas Sektor Memerah
Sektor bahan baku terkoreksi 2,43 persen, sektor keuangan turun 2,24 persen, sektor industri turun 2,14 persen, sektor transportasi turun 1,99 persen, sektor properti turun 1,89 persen, sektor infrastruktur turun 1,39 persen, sektor energi turun 1,26 persen, sektor non siklikal turun 0,48 persen, sektor teknologi turun 0,05 persen dan sektor siklikal turun 0,02 persen. Sedangkan sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang naik sebesar 1,13 persen.
(nng)
Lihat Juga :