5 Negara Tujuan Ekspor Gandum Rusia, Salah Satunya Indonesia

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:53 WIB
5 Negara Tujuan Ekspor...
Terdapat 5 negara tujuan ekspor gandum Rusia terbesar di dunia, salah satunya adalah Indonesia. Foto/Dok Reuters
JAKARTA - Terdapat 5 negara tujuan ekspor gandum Rusia terbesar di dunia. Kelima negara ini berada di Asia, dimana salah satunya adalah Indonesia.

Dilansir dari Tradeimex, Rusia adalah pemain penting di pasar ekspor gandum, dengan sukses mendapatkan sekitar USD 9,82 miliar serta menguasai 16,5% dari pangsa pasar di seluruh dunia.



Menurut data ekspor gandum Rusia terbaru untuk tahun 2023-2024, negara ini telah mengekspor 30,54 juta metrik ton gandum. Data tersebut membuat negara ini jadi eksportir gandum terbesar di dunia.



5 Negara Tujuan Ekspor Gandum Rusia

1. Mesir

Mesir jadi negara tujuan ekspor gandum Rusia terbesar di tahun 2023 lalu. Negeri Piramida tercatat telah menggelontorkan dana USD2,28 miliar atau sekitar Rp37,3 triliun (kurs Rp16.360) untuk 8,6 juta ton gandum, menurut situs Tradeimex.

Gandum Rusia memenuhi sebagian besar kebutuhan pangan Mesir, terutama untuk program subsidi roti pemerintah. Gandum digunakan untuk memproduksi roti bersubsidi, yang menjadi makanan pokok bagi jutaan warga Mesir.

2. Turki

Posisi kedua ditempati oleh Turki yang dalam data tahun 2023, telah mengeluarkan dana sebesar USD1,85 miliar atau sekitar Rp30,2 miliar untuk 7 juta ton gandum Rusia.Turki adalah salah satu importir gandum terbesar dari Rusia. Letak geografisnya yang dekat dengan Rusia memudahkan proses pengiriman, sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien.

3. Bangladesh

Selanjutnya ada Bangladesh yang menurut data Tradeimex tahun 2023, telah mengeluarkan sekitar USD1,02 miliar atau sekitar Rp16,6 triliun untuk 3,8 juta ton gandum.

Rusia mengekspor gandum dalam jumlah signifikan ke Bangladesh, terutama melalui pelabuhan laut. Negara Asia Selatan ini adalah salah satu negara dengan populasi terpadat di dunia, yang membutuhkan pasokan gandum besar untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya.
Halaman :
Lihat Juga :
tulis komentar anda
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More