Warga Kanada Boikot Liburan ke AS, Ekonomi Amerika Bisa Tekor Rp33 Triliun
Rabu, 26 Maret 2025 - 07:17 WIB
loading...
Sebagai tujuan utama bagi wisatawan Kanada, Walt Disney World di Orlando, Florida akan mengalami penurunan jumlah pengunjung dari Kanada pada tahun 2025 karena terdampak kebijakan Presiden Trump. FOTO/Forbes
A
A
A
JAKARTA - Warga Kanada memboikot pembelian produk AS seperti, mobil, bourbon dan daging. Mereka juga sekarang tidak ingin liburan di AS. Reaksi tersebut sebagai tanggapan negara-negara tetangga Amerika atas ancaman aneksasi Presiden Donald Trump.
Warga Kanada telah lama menjadi pelancong internasional teratas ke AS. Menurut Asosiasi Perjalanan AS, penurunan 10% dalam pengeluaran perjalanan mereka dapat merugikan ekonomi Amerika sebesar USD2 miliar atau setara Rp33 triliun dan beroptensi mengakibatkan 14.000 kehilangan pekerjaan.
Berdasarkan laporan Biro Statistik Kanada, skenario ini sudah mulai terlihat, dengan perjalanan udara Kanada ke AS turun 13% pada Februari. Perjalanan dengan mobil juga mengalami penurunan tajam mencapai 23% lebih sedikit warga Kanada yang melintasi perbatasan dengan kendaraan roda empat dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Harta Karun Senilai Rp9.000 Triliun Ditemukan di Dasar Danau Ini, Bisa Ubah Masa Depan Dunia
Penurunan perjalanan ini terjadi setelah ancaman Trump baru-baru ini untuk mencaplok Kanada, yang menyatakan bahwa ia akan menjadikannya negara bagian ke-51 melalui kekuatan ekonomi jika perlu.
"Warga Kanada tidak perlu lagi khawatir tentang ketidaknyamanan perjalanan internasional ketika mereka menjadi warga negara Amerika sebagai penduduk negara bagian ke-51 yang kita cintai ini," ujar juru bicara Gedung Putih ketika mereka menegaskan kembali kebijakan pemerintah kepada Wall Street Journal dilansir dari Daily Mail, Selasa (26/3/2025).
Warga Kanada telah lama menjadi pelancong internasional teratas ke AS. Menurut Asosiasi Perjalanan AS, penurunan 10% dalam pengeluaran perjalanan mereka dapat merugikan ekonomi Amerika sebesar USD2 miliar atau setara Rp33 triliun dan beroptensi mengakibatkan 14.000 kehilangan pekerjaan.
Berdasarkan laporan Biro Statistik Kanada, skenario ini sudah mulai terlihat, dengan perjalanan udara Kanada ke AS turun 13% pada Februari. Perjalanan dengan mobil juga mengalami penurunan tajam mencapai 23% lebih sedikit warga Kanada yang melintasi perbatasan dengan kendaraan roda empat dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Harta Karun Senilai Rp9.000 Triliun Ditemukan di Dasar Danau Ini, Bisa Ubah Masa Depan Dunia
Penurunan perjalanan ini terjadi setelah ancaman Trump baru-baru ini untuk mencaplok Kanada, yang menyatakan bahwa ia akan menjadikannya negara bagian ke-51 melalui kekuatan ekonomi jika perlu.
"Warga Kanada tidak perlu lagi khawatir tentang ketidaknyamanan perjalanan internasional ketika mereka menjadi warga negara Amerika sebagai penduduk negara bagian ke-51 yang kita cintai ini," ujar juru bicara Gedung Putih ketika mereka menegaskan kembali kebijakan pemerintah kepada Wall Street Journal dilansir dari Daily Mail, Selasa (26/3/2025).
Lihat Juga :