Penumpang LRT Jabodebek Turun Imbas PNS Boleh Kerja dari Mana Saja
Senin, 24 Februari 2025 - 14:08 WIB
Bekerja dari mana saja yang belakangan marak diterapkan kementerian/lembaga telah menyebabkan trafik penumpang LRT Jabodebek menurun. FOTO/dok.SINDOnews
BEKASI - Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi mengungkapkan skema Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja yang belakangan marak diterapkan kementerian/lembaga telah menyebabkan trafik penumpang menurun.
Penurunan penumpang ini telah berlangsung selama dua minggu terakhir di mana dari sebelumnya jumlah penumpang bisa mencapai 90.000 per hari kini jumlahnya berada di angka 88.000 sampai 89.000 penumpang per hari.
"Tiga minggu lalu 90.000 penumpang, tapi di dua minggu terakhir itu 89.000-88.000 penumpanng. Memang kita mitigasi salah satunya adalah adanya WFA," ujar Purnomosidi dalam acara Tour Dipo, di Jatimulya, Bekasi, Senin (24/2/2025).
Baca Juga: Jaga Keandalan Operasional, LRT Jabodebek Rutin Perawatan Jalur
Penurunan penumpang ini telah berlangsung selama dua minggu terakhir di mana dari sebelumnya jumlah penumpang bisa mencapai 90.000 per hari kini jumlahnya berada di angka 88.000 sampai 89.000 penumpang per hari.
"Tiga minggu lalu 90.000 penumpang, tapi di dua minggu terakhir itu 89.000-88.000 penumpanng. Memang kita mitigasi salah satunya adalah adanya WFA," ujar Purnomosidi dalam acara Tour Dipo, di Jatimulya, Bekasi, Senin (24/2/2025).
Baca Juga: Jaga Keandalan Operasional, LRT Jabodebek Rutin Perawatan Jalur
Lihat Juga :