Bawa UMKM Naik Kelas, Peruri Mendorong Adopsi Teknologi Digital
Selasa, 25 Februari 2025 - 17:14 WIB
Peruri bersama Kementerian BUMN terus berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Foto/Dok
BANDUNG - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan ekonomi mandiri dan berkelanjutan.
Menteri BUMN, Erick Thohir menegaskan, bahwa pelatihan dan pendampingan merupakan strategi utama untuk memperkuat fondasi UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global. Baca Juga: Pacu UMKM Naik Kelas, Peruri Ajak Mitra Binaan Ikut Program Pelatihan
Kementerian BUMN kembali mengadakan pelatihan ' UMKM Naik Kelas ' untuk ketiga kalinya, kali ini di Kota Bandung pada 22 Februari 2025, sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi UMKM. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran aplikasi Naksir UMKM, yang telah berhasil mengumpulkan data potensi UMKM secara nasional.
Aplikasi ini merupakan sebuah platform assessment yang dirancang untuk menentukan level kematangan UMKM. Melalui aplikasi ini, UMKM dikategorikan ke dalam empat kelas, yaitu Kelas 1, Kelas 2, Kelas 3, dan Kelas 4, sehingga pelatihan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Menteri BUMN, Erick Thohir menegaskan, bahwa pelatihan dan pendampingan merupakan strategi utama untuk memperkuat fondasi UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global. Baca Juga: Pacu UMKM Naik Kelas, Peruri Ajak Mitra Binaan Ikut Program Pelatihan
Kementerian BUMN kembali mengadakan pelatihan ' UMKM Naik Kelas ' untuk ketiga kalinya, kali ini di Kota Bandung pada 22 Februari 2025, sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi UMKM. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran aplikasi Naksir UMKM, yang telah berhasil mengumpulkan data potensi UMKM secara nasional.
Aplikasi ini merupakan sebuah platform assessment yang dirancang untuk menentukan level kematangan UMKM. Melalui aplikasi ini, UMKM dikategorikan ke dalam empat kelas, yaitu Kelas 1, Kelas 2, Kelas 3, dan Kelas 4, sehingga pelatihan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Lihat Juga :