Tren Third Party Operator Kian Berkembang di Industri Hotel Indonesia
Rabu, 26 Februari 2025 - 08:00 WIB
Model bisnis Third Party Operator (TPO) diprediksi akan terus berkembang di industri perhotelan Indonesia. FOTO/Ilustrasi
JAKARTA - Model bisnis Third Party Operator (TPO) diprediksi akan terus berkembang di industri perhotelan Indonesia. Skema ini memungkinkan operator pihak ketiga mengelola hotel dengan standar brand internasional, tanpa harus dimiliki langsung oleh jaringan hotel tersebut. Tren ini telah lebih dulu berkembang di Amerika, Eropa, dan Australia, dan kini mulai mendapat tempat di pasar domestik.
Baca Juga: Second-Tier Cities Jadi Peluang bagi Investor Perhotelan
CEO Topotels Hotels & Resorts, Yonto Wongso, mengatakan, pergeseran strategi dari brand hotel global yang semakin gencar menjual lisensi melalui sistem waralaba membuka peluang bagi TPO untuk mengisi peran pengelola operasional. “Mereka menjual brand kepada investor, tetapi tidak mengelola langsung. Mereka butuh pihak ketiga untuk menjaga standar operasional, dan di sinilah peran kami,” ujarnya.
Topotels yang memasuki usia 13 tahun memosisikan diri sebagai pionir TPO di Indonesia, menawarkan layanan manajemen penuh kepada pemilik hotel. Mulai perancangan konsep, penyediaan fasilitas, hingga pengelolaan operasional sehari-hari seperti prosedur operasional standar, laporan keuangan, strategi pemasaran, pelatihan karyawan, hingga peningkatan kualitas layanan. Model ini dinilai lebih fleksibel bagi investor yang ingin membangun bisnis perhotelan tanpa harus terlibat langsung dalam pengelolaannya.
Baca Juga: Second-Tier Cities Jadi Peluang bagi Investor Perhotelan
CEO Topotels Hotels & Resorts, Yonto Wongso, mengatakan, pergeseran strategi dari brand hotel global yang semakin gencar menjual lisensi melalui sistem waralaba membuka peluang bagi TPO untuk mengisi peran pengelola operasional. “Mereka menjual brand kepada investor, tetapi tidak mengelola langsung. Mereka butuh pihak ketiga untuk menjaga standar operasional, dan di sinilah peran kami,” ujarnya.
Topotels yang memasuki usia 13 tahun memosisikan diri sebagai pionir TPO di Indonesia, menawarkan layanan manajemen penuh kepada pemilik hotel. Mulai perancangan konsep, penyediaan fasilitas, hingga pengelolaan operasional sehari-hari seperti prosedur operasional standar, laporan keuangan, strategi pemasaran, pelatihan karyawan, hingga peningkatan kualitas layanan. Model ini dinilai lebih fleksibel bagi investor yang ingin membangun bisnis perhotelan tanpa harus terlibat langsung dalam pengelolaannya.
Lihat Juga :