Produksi Baja Nasional Kejar 27 Juta Ton, Kemenperin Berharap ke ISSEI 2025

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:57 WIB
Namun Dodi mengingatkan, bahwa peningkatan kapasitas produksi baja harus dibarengi dengan kualitas dan keberlanjutan menuju baja hijau. Sebab baja hijau bukan saja tuntutan global tapi juga peluang untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Karena itu dibutuhkan inovasi teknologi dan investasi dalam proses produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kolaborasi antara pemangku kepentingan, seperti pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat, harus diperkuat untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri baja.

Kolaborasi ini mencakup infrastruktur yang memadai, akses teknologi, pengembangan SDM, dan regulasi yang mendukung inovasi dan investasi. Persaingan global juga menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui peningkatan efisiensi, inovasi, dan kualitas produk.

"Kami ingin event ISSEI bisa meningkatkan produksi baja dari 21 juta ton menjadi 27 juta ton di 2029," kata Doddy.

Baca Juga: Kanada Bakal Membalas AS untuk Tarif Impor Baja dan Alumunium
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!