Tsunami PHK Gulung Indonesia, Bagaimana Kondisi Ekonomi?

Senin, 03 Maret 2025 - 22:08 WIB

Mencegah PHK Massal di Masa Depan?

Untuk mengatasi fenomena ini, Achmad menekankan, bahwa langkah-langkah strategis perlu segera diambil oleh pemerintah dan pelaku industri.

Pertama, kebijakan perdagangan harus lebih berpihak pada industri dalam negeri. Pengawasan terhadap impor perlu diperketat agar industri lokal tidak semakin tergerus oleh produk asing yang lebih murah.

"Selain itu, pemerintah perlu memberikan insentif yang lebih besar bagi sektor manufaktur, seperti subsidi energi dan keringanan pajak, agar mereka dapat bertahan dalam kondisi ekonomi yang sulit ini," sarannya.

Sedangkan pada sektor teknologi, pemerintah dinilai perlu memastikan adanya dukungan bagi startup yang memiliki model bisnis berkelanjutan.

"Banyak startup yang tumbuh cepat tetapi tidak memiliki fundamental keuangan yang kuat, sehingga rentan terhadap krisis. Diperlukan kebijakan yang lebih ketat dalam pengelolaan investasi di sektor ini agar kasus seperti eFishery tidak terulang kembali," bebernya.

Selain itu, program pelatihan ulang (reskilling) bagi pekerja yang terkena PHK perlu diperluas agar mereka dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar tenaga kerja yang terus berubah.

Di sisi lain, perlu ada sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk mencari solusi yang lebih komprehensif terhadap lonjakan PHK. Dialog sosial yang lebih intensif dapat membantu menciptakan mekanisme mitigasi yang lebih baik sebelum PHK massal terjadi.

Baca Juga: Yamaha Music Tutup Pabrik, 1.100 Pekerja Kena PHK

Misalnya Ia menerangkan, perusahaan dapat diberi opsi untuk melakukan pengurangan jam kerja atau cuti tanpa bayaran sebagai alternatif sebelum melakukan PHK besar-besaran.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!